banner 728x250

Terkait kasus Djoko Tjandra, puluhan mahasiswa geruduk Mabes Polri

  • Bagikan
Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Pemerhati KKN menggeruduk Mabes Polri terkait terlibatnya petinggi Polri dalam kasus Djoko Tjandra. (Foto: ART/valito.id)
banner 468x60

VALITO.ID | JAKARTA | Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Pemerhati KKN menggeruduk Mabes Polri terkait terlibatnya petinggi Polri dalam kasus Djoko Tjandra.

“Kasus Djoko Chandra bukanlah aib bagi pemerintah. Ini tanda bahwa pejabat kita ternyata bisa kerja cepat. Saking cepatnya sampai tidak terkontrol. Semasa kecil kita mengira sosok tersakti didunia fana ini adalah Kera Sakti, karena tak pernah berhenti bertindak sesuka hati, atau Avatar Aang yang mampu mengendalikan berbagai elemen sekaligus,” ucap Malik, (27/07) di Jakarta Selatan.

banner 336x280

“Terlibatnya petinggi Polri membuat kami datang ke tempat ini, artinya pasti ada aktor intelektual dalam membantu terlibatnya Djoko Chandra, kecuali ketiga Jenderal yang sudah di beri sanksi. Tetapi kenapa Kabreskrim sebagai pimpinan juga tidak di periksa oleh Kadiv Provam. Padahal tidak mungkin pimpinan tidak mengetahui langkah setiap anggotanya,” kata Orastor, Iwan.

“Melihat terlibatnya petinggi Polri yang membantu pelarian buronan kasus Bank Bali, Djoko Tjandra ini, seharusnya Kapolri Idham Azis harus mengambil tindakan tegas dalam memberikan sanksi pidana terhadap jenderal polisi yang terbukti membantu pelarian Djoko Tjandra. Pasalnya, kasus pelarian Djoko Tjandra sudah mencoreng institusi Polri ” tambah Malik.

(Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Pemerhati KKN menggeruduk Mabes Polri terkait terlibatnya petinggi Polri dalam kasus Djoko Tjandra.)

Malik juga yang sebagai Aktivis Pemuda ini juga mengatakan, bahwa Kepolisian pimpinan Polri akan mengusut tuntas kasus pelarian Djoko Tjandra tersebut. Tidak hanya memberikan sanksi kode etik, pimpinan Polri dipastikan akan mengangkat sanksi pidana kasus ini ke ranah hukum.

“Kami juga meminta kepada Bapak Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo untuk segera mundur dari jabatannya. Karena di kepemimpinanya sudah gagal,” mahasiswa, Edgar.

“Kami akan tetap mengawal terus kasus Djoko Chandra yang melibatkan petinggi Polri, sampai Bapak Jokowi memanggil Kapolri Idham Azis memperbaiki citra Polri,” tutup Edgar. 

Pewarta : Art

Editor : Arif

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan