Tebang pilih pembelaan oleh SPBun PTPN III kepada anggota

  • Bagikan
banner 468x60

DOLOK SANGGUL | Semua pelaku tindak pidana kejahatan penggelapan produksi di Pabrik Pengolahan Karet ( PPK) PT Perkebunan Nusantara III ( PTPN III) Kebun Sarang Giting (KSGGI) Kecamatan Dolok Masihul Kabupaten Serdang Bedagai Provinsi Sumatera Utara adalah 13 orang, sebut Nofiardi salah satu pelaku kepada Media ini Kamis sore (26/11).

13 orang pelaku ini terdiri dari Saya, dan berinisial SP ,KS, RE, JT, HM, PA, SI, MS, NH, DS, HR dan IDS jabatan Manager, dan semuanya menerima bagian dari hasil kejahatan penggelapan produksi karet jenis Rubber Smoke Sheet (RSS) Balen dan Cutting sejumlah 10.880 Kg.

banner 336x280

Penggelapan produksi ini dilakukan tiga kali, pertama tgl 18 Agustus 2020, kedua tgl 30 Oktober 2020 dan ketiga pada tgl 01 September 2020, jumlah uangnya keseluruhan Rp 22 juta,dan keterlibatan semua pelaku sudah Saya sampaikan ketika Saya di interogasi oleh Team Satuan Pengawas Intern (SPI)perusahaan, kata Nofiardi Mantan Karyawan Pimpinan, dengan Jabatan Asisten Pengolahan PPK PTPN III KSGGI.

Nofiardi kemudian melanjutkan, bahwa kasus ini sebenarnya sudah diselesaikan melalui perundingan Bipartit antara Serikat Pekerja Perkebunan (SPBun) PTPN III dengan Management yang dilaksanakan pada tgl 27 Oktober 2020 dan pada tanggal 12 Nopember 2020.

Saya menerima Surat Keputusan ( SKPTS) Direksi PTPN III Nomor:BSDM/SKPTS/R/342/2020 tgl 02 Nopember 2020, tentang Pemberian Sanksi/Hukuman Disiplin Penurunan Golongan/ Degradasi dan Mutasi Jabatan Karyawan Pimpinan.

Golongan Saya diturunkan dari III.B/6 menjadi III.A/0, dan jabatan sebelumnya sebagai Assisten Pengolahan menjadi Staf diperbantukan di Distrik Labuhanbatu-I (DLAB1), ujar Nofiardi.

Tetapi dalam hal itu, menurutnya ada kejanggalan dan aneh sebab pada tanggal 16 Nopember 2020, dirinya kembali menerima SKPTS Direksi Nomor:BSDM/SKPTS/R/266/2020 tentang Pembatalan Penurunan Golongan, pada SKPTS Direksi Nomor: BSDM/SKPTS/R/342/2020, tentang Pemberian Sanksi/Hukuman Disiplin Penurunan Golongan/Degradasi dan Mutasi Jabatan Karyawan Pimpinan PTPN III.

Golongan Saya yang sudah diturunkan menjadi III.A/0 dikembalikan lagi menjadi III.B/6. Pada tanggal yang sama 16 Nopember 2020, Saya di Putus Hubungan Kerja ( PHK) yang tertuang pada SKPTS Nomor: BSDM/P/R/ 274/2020, selain di PHK Saya diwajibkan untuk membayar ganti kerugian sebesar Rp 62.192.492, yang dipotong langsung melalui uang pesangon, apakah keputusan Perundingan Bipartit tentang degradasi golongan dan mutasi tersebut di anulir kembali oleh SPBun PTPN III, kalau dianulir kenapa hanya untuk Saya dan ketiga rekan Saya, kenapa tidak semuanya, apakah SPBun ada keberpihakan ujar Nofiardi penuh tanda tanya.

Masih menurut Nofiardi, PHK itu hanya diberlakukan kepada dirinya dan tiga orang rekannya berinisial SP, KS dan RE, sedangkan kepada yang 9 orang lagi termasuk IDS selaku manager hanya degradasi golongan dan mutasi jabatan, padahal mereka semua turut menikmati hasil dari kejahatan dimaksud walaupun nilainya ada yang kecil hanya Rp 100 Ribu.

Tindakan Direksi PTPN III ini sangat diskriminatif, kalau memang mau di PHK semualah di PHK, kalau mau dimutasi dan diturunkan golongan semualah diperlakukan sama.

Tindakan Direksi PTPN III yang sarat dengan unsur diskriminatif ini, maka Saya berencana akan memperselisihkan PHK Saya ini ke lembaga Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial, sehingga PHK Saya batal dan bisa dipekerjakan kembali, jelas Nofiardi sedih terlihat ada butiran bening disudut bola matanya.

Hadi Saputra, SP, Ketua Umum SPBun PTPN III saat diminta tanggapannya melalui pesan singkat, tentang bagaimana SPBun menyikapi tindakan Direksi PTPN III yang sangat diskriminatif kepada pekerja serta apa upaya yang akan dilakukan SPBun untuk membatalkan PHK tersebut.

Ketua SPBun PTPN III ini sama sekali tidak memberikan jawaban, meski sudah membaca pesan singkat yang dikirim kepadanya, ujar Hadi.

Hal yang sama juga dilakukan oleh Rina Tanjung, Sekretaris Umum SPBun PTPN III, tidak memberi tanggapan saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.

Pewarta: Anto Bangun/Sept
Editor: Zainul Nasti

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan