banner 728x250

Selama 1 minggu warga Tanjung Ledong ritual Ceng Beng

  • Bagikan
banner 468x60

LABURA | Selama seminggu warga tanjung ledong kecamatan kualuh ledong Labura mengadakan sembayang kuburan atau yang di sebut ceng beng.

Tradisi yang di lakukan warga keturunan Tionghoa itu di gelar setiap tahunnya, yakni pada awal bulan April. Pada saat Ceng Beng ribuan warga biasanya memadati pemakaman untuk menghormati jasa-jasa orangtua dan leluhur mereka.

banner 336x280

Mereka membersihkan makam, bersembahyang dan meninggalkan karangan bunga, makanan dan uang kertas di kuburan orang yang mereka hormati.

Salah satu warga keturunan Tionghoa bernama Huat, (31th) saat di hampiri wartawan, Senin (29/3) mengatakan, dirinya datang dari Jakarta hanya untuk melakukan Ceng Beng (sembahyang kuburan) kepada leluhur orang tua dan nenek yang sudah meninggal dunia.

“Orang tua saya sudah sepuluh tahun meninggal dunia, saya setiap tahun datang dari kota, hanya mau sembahyang untuk lelehur dan orang tua saya. Tradisi ini setiap tahun kami ada adakan hanya untuk sembahyang di keburan leluhur dan orang tua kami,” ucapnya.

Pantauan VALITO.id, telihat di Pekeburan Cina jalan Tokong Kelurahan Tanjung Ledong, Kec. Kualuh Ledong kab. Labura, telihat banyak warga masyrakat luar kota berdatangan dan bertujuan untuk melakukan sembahnyang kuburan (Ceng Beng), dan terlihat banyak warga Tionghoa sedang melakukan sembahnya di depan makam leluhurnya, sambil membakar kertas pemakaman dan berbagai makanan juga di berikan sebagai penghormatan bagi leluhur mereka.

Pewarta: Basri
Editor: Zainul Nasti

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan