Satu pencuri produksi ditangkap PAM PTPN III KRPPT

  • Bagikan
banner 468x60

RANTAUPRAPAT | VALITO.ID

 

banner 336x280

Demi kelangsungan perusahaan yang semata-mata ditopang oleh produksi maka keamanan produksi tetap menjadi prioritas utama, anggota pegamanan (PAM) tidak boleh ada yang lengah Kata Pelda TNI (Purn) Irwan Ananta Kepala Pengamanan (Ka Pam ) PT Perkebunan Nusantara III (PTPN III (Persero) Kebun Rantauprapat (KRPPT) kepada Media ini Jumat (29/04) saat ditemui di kantornya.

 

Hari ini Jumat 29 April 2022 sekira pukul 11.15 Wib, PAM yang terdiri dari SatPam dan Bawah Kendali Operasi (BKO) TNI-POLRI (Brimob) menangkap satu orang terduga pencuri produksi dari areal Afdeling-IV.

 

Terduga pelaku pencurii produksi tersebut ber inisial Wadi, 53 Thn penduduk Dusun Pagar Sari Desa Kampung Baru Kecamatan Bilah Barat Kabupaten Labuhanbatu.

 

Dianya ditangkap dari Blok O.10 Tanaman Menghasilkan (TM), 2004 Kelapa Sawit, dan barang bukti yang berhasil diamankan darinya 3 Tandan Buah Segar (TBS)Kelapa Sawit.

 

Terduga pelaku berikur barang bukti sudah kami serahkan ke Polres Labuhanbatu, guna menjalani proses hukum Kata Irwan Ananta.

 

Lanjutnya Modus operandi (cara melakukan kejahatan) yang dilakukan oleh terduga pelaku pencuri produksi ini adalah dengan memanjat pohon kelapa sawit kemudian memotong tandan buah menggunakan gergaji.

 

Modus Operandi seperti ini sangat langka, dan sepanjang Saya bekerja sebagai KaPam di PTPN III (Persero) KRPPT baru kali ini menemuinya Ujar Ka Pam ini.

 

Saat diklarifikasi terkait pengamanan menjelang, saat dan setelah libur Idul Fitri 1 Syawal 1433 H, Irwan Ananta mejelaskan PAM menjelang, saat dan setelah libur Idul Fitri 1 Syawal 1433,H berjalan seperti biasa, anggota PAM tidak ada yang libur, pengamanan asset perusahaan baik yang bergerak maupun yang tidak bergerak adalah hal yang utama, dan merupakan tanggung jawab semua anggota PAM PTPN III (Persero) KRPPT.

 

Kemudian untuk pelaksanaan ibadah sholat Idul Fitri 1433 H, nantinya bagi anggota yang beragama Islam kami berikan kesempatan dan waktu, selama mereka menjalankan ibadah anggota yang beragama non muslim yang menggantikannya.

 

Sedangkan upah bagi anggota PAM yang bekerja pada hari Libur Idul Fitri 1433,H tetap dibayar sesuai dengan ketentuan yang sudah ditetapkan, jadi tidak ada perlakuan diskriminatif kepada pekerja Jelas Irwan Anata ( Anto Bangun)

banner 336x280
Penulis: Iwan Black/AB
banner 120x600
  • Bagikan