Resmi Membuka Musrenbang RKPD TA 202, Bupati Labusel: Kami berharap, pelaksanaan Musrenbang melalui video conference tidak mengurangi makna dari tujuan perencanaan yaitu aspiratif, partisipatif dan akomodatif

  • Bagikan
Resmi Membuka Musrenbang RKPD TA 202, Bupati Labusel: Kami berharap, pelaksanaan Musrenbang melalui video conference tidak mengurangi makna dari tujuan perencanaan yaitu aspiratif, partisipatif dan akomodatif
banner 468x60

LABUHANBATU SELATAN | VALITO.ID | Bupati Labuhanbatu Selatan H. Wildan Aswan Tanjung, SH, MM membuka Musrenbang RKPD kabupaten Labuhanbatu Selatan Tahun Anggaran 2021, Senin (20/4) di ruangan Command Center kantor Bupati Labuhanbatu Selatan.

Musrenbang RKPD kabupaten Labuhanbatu Selatan TA 2021 yang dilaksanakan melalui video conference ini dihadiri Bupati Labuhanbatu Selatan, H. Wildan Aswan Tanjung, SH, MM, Wabup Drs. Kholil Jufri Harahap, MM, Ketua DPRD H. Ediy Parapat, Wakil Ketua DPRD H. Zainal Harahap dan H. Syahdian Purba, Kajari Ketut Winawa, SH, MH, unsur Muspida, Sekda Zulkifli, SIP, MM,  pimpinan OPD dan undangan lainnya.

banner 336x280

Bupati Labuhanbatu Selatan H. Wildan Aswan Tanjung, SH, MM dalam sambutannya menjelaskan dilaksanakannya Musrenbang melalui video conference sebagai antisipasi penyebaran virus Corona, hal ini dilaksanakan menyikapi situasi di lapangan terkait Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Kami berharap, pelaksanaan Musrenbang melalui video conference ini tidak mengurangi makna dari tujuan perencanaan yaitu aspiratif, partisipatif dan akomodatif sebagaimana harapan masyarakat Labuhanbatu Selatan, jelas Bupati.

Resmi Membuka Musrenbang RKPD TA 202, Bupati Labusel: Kami berharap, pelaksanaan Musrenbang melalui video conference tidak mengurangi makna dari tujuan perencanaan yaitu aspiratif, partisipatif dan akomodatif

Lebih lanjut Bupati menjelaskan secara nasional, ada 4 indikator makro untuk mengukur tingkat keberhasilan pembangunan, yaitu Indeks Pembangunan Manusia (IPM), laju pertumbuhan ekonomi, jumlah penduduk miskin dan tingkat pengangguran terbuka.

“Pada tahun 2019 IPM kabupaten Labuhanbatu Selatan sebesar 71, 39 mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya 70,98, dengan laju pertumbuhan ekonomi tahun 2019 5,35% mengalami kenaikan dari tahun 2018 yakni 5,27% dan berada diatas pertumbuhan ekonomi provinsi Sumatera Utara yaitu 5,27%,” jelas Bupati.

“Adapun jumlah penduduk miskin pada tahun 2019 yaitu 8,94% mengalami penurunan dari tahun 2018 yaitu 10,00% dan angka pengangguran terbuka pada tahun 2019 yaitu 4,80%,” lanjut Bupati.

Kemudian Bupati menjelaskan bertitik tolak dari permasalahan, potensi dan tantangan pembangunan di kabupaten Labuhanbatu Selatan saat ini, serta memperhatikan RPJPD kabupaten Labuhanbatu Selatan 2005-2025, RPJMD 2016-2021, arah kebijakan pembangunan provinsi Sumatera Utara tahun 2021, dan arah kebijakan pembangunan nasional, maka tema musrenbang RKPD kabupaten labuhanbatu selatan tahun anggaran 2021 adalah Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) dan peningkatan infrastruktur untuk menuju sentra perkebunan dan perdagangan yang berbasis agro industri”.

Bupati juga mengatakan bahwa kemampuan Pemkab Labuhanbatu Selatan baik dari sisi manajerial, SDM maupun kemampuan penganggaran sangat terbatas sementara kegiatan pembangunan yang harus didanai menggunakan APBD jumlahnya sangat banyak.

Perlu kecermatan untuk menentukan program-program pembangunan yang akan dilaksanakan, terutama membuat kebijakan program dan kegiatan pada OPD berkaitan dengan dampak yang ditimbulkan oleh COVID -19, kata Bupati.

Resmi Membuka Musrenbang RKPD TA 202, Bupati Labusel: Kami berharap, pelaksanaan Musrenbang melalui video conference tidak mengurangi makna dari tujuan perencanaan yaitu aspiratif, partisipatif dan akomodatif

Sementara itu, Kepala Bappeda, Kamaluddin Siregar, S.Pd, M.Si memaparkan isu strategis prioritas dan sasaran arah kebijakan kabupaten Labuhanbatu Selatan Tahun 2021 adalah Peningkatan Kualitas SDM dan Tenaga Kerja yang Berdaya Saing, Pengembangan good governance dalam Realisasi Pembangunan Daerah, Pemerataan Kesejahteraan Masyarakat dan  Terbuka Lowongan Pekerjaan, Percepatan Infrastruktur Dasar, Aksesibilitas dan Konektivitas Wilayah, Penggalian Potensi Sumberdaya Alam melalui Optimalisasi Investasi dan Peningkatan Inovasi Daerah.

“Target yang harus dicapai pada tahun 2021 adalah pertumbuhan ekonomi sebesar 5,5%, angka kemiskinan menjadi 8,04%, tingkat pengangguran terbuka 4,5% dan IPM sebesar 72,20,”  jelas Kepala Bappeda.

“Adapun kebijakan yang akan diambil pasca Covid-19 adalah menjaga ketersediaan kebutuhan pokok, menyiapkan cara-cara mendistribusikan bahan kebutuhan pokok, memastikan anggaran untuk jaring pengaman sosial yaitu bantuan bagi amsyarakat yang rentan akibat wabah Covid-19, perlindungan bagi tenaga medis yang berhadapan langsung menangani pasien Covid-19 dan peningkatan perekonomian UKM dan UMKM,” papar Kepala Bappeda.

Musrenbang Kabupaten Labuhanbatu Selatan dilaksanakan selama 2 hari yaitu tanggal 20-21 April 2021 melalui video conference setelah sebelumnya dilaksanakan penundaan akibat merebaknya wabah COVID-19.(DKMFL)

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan