Polsek Kutalimbaru ringkus BD Narkotika jaringan Internasional

  • Bagikan
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko ketika memaparkan tersangka dan barang bukti.
banner 468x60

VALITO.ID | MEDAN | Tim Anti Bandit (Tekab) Polsek Kutalimbaru meringkus satu dari dua pengedar narkotika jaringan internasional. Tersangka yang diringkus, Supriadi alias Kebo (29) warga Jalan Bunga Cempaka, Komplek D’Cluster no. VC 16, Kelurahan PB Selayang 2, Kecamatan Medan Selayang Medan.

Dari tersangka Polisi menemukan barang bukti berupa 1 bungkus teh Cina berisi narkotika jenis sabu-sabu seberat 1 Kg, 20 butir pil ekstasi, 4 unit HP dan uang tunai sembilan belas juta rupiah yang diduga sebagai uang hasil penjualan sabu-sabu. Selasa ( 14/7/2020) jam 18:30 WIB.

banner 336x280

Dalam Press Realese nya, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko atas dasar UU RI Nomor 02 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia dan LP:/ / VII / 2020 / Polrestabes Medan Tgl 14 Juli 2020, didampingi Wakasat Narkoba Kompol Doli Septian Nainggolan SH, Kapolsek Kutalimbaru AKP H Surbakti SH, Kanit Reskrim Polsek Kutalimbaru Iptu Rudi Sitohang SH, Panit Paminal Ipda Inja Kaban SH, Kanit IK Polsek Kutalimbaru Aiptu MS Guru Sunga, Kanit Binmas Polsek Kutalimbaru Ipda K. Aritonang, Kanit Sabhara Polsek Kutalimbaru Aiptu L. Surbakti dan Personil Polsek Kutalimbaru.
Kepada awak media, pelaksanaan Press Realese, orang nomor satu di Mapolrestabes Medan ini mememberikan keterangan bahwa dalam pengungkapan kasus jaringan narkotika, benar berhasil diungkap personil Polsek Kutalimbaru.

Tersangka mengaku kalau barang bukti narkotika miliknya itu disimpan di salah satu rumah Komplek Tasbih II Blok II No. 115. Tim langsung bergerak dan berhasil menemukan sejumlah barang bukti yang kini sudah disita, ujarnya.

Dalam pemeriksaan, tersangka mengaku bahwa barang haram itu diperolehnya dari seorang bandar berinisial AS di Pekan Baru. Dan untuk menjalankan bisnisnya itu, dia ditemani seorang temannya Ares yang berhasil melarikan diri dan saat ini masih dalam pengejaran.

Tersangka juga mengakui, sudah satu tahun terlibat dalam bisnis peredaran Narkotika tersebut, katanya.

Akibat perbuatannya itu, tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat (2) Yo Pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman seumur hidup.

Pewarta : Derry/H Tamba
Editor : Arif

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan