banner 728x250

Polemik sayur mayur di Labuhanbatu didatangkan dari luar, Pemerhati Labuhanbatu: Daun ubipun dari luar daerah

  • Bagikan
Wartawan VALITO. id saat usai konfirmasi di kantor Koperasi Restorasi Anak Bangsa di Jalan Imam Bonjol Rantau prapat.
banner 468x60

LABUHANBATU | Miris memang bila sebatas sayur mayur masih di datangkan dari luar daerah padahal potensi alam Labuhanbatu sangat luas tersebar berbagai desa yang ada. Sehingga sangatlah di sayangkan sayur mayur dan kebutuhan makanan masih tergantung ke daerah lain.

Hal tersebut dikatakan Surage Kumar, Pemerhati Pertanian Labuhanbatu saat di konfirnasi tentang beberapa kebutuhan sembilan bahan pokok yang setiap harinya di komsumsi warga Labuhanbatu.
“Daun ubipun terpaksa didatang dari luar Kabupaten,” katanya mengawali persoalan yang selama ini luput dari perhatian semua pihak termasuk pemkab.

banner 336x280

Ditambahkannya, jika sembilan bahan pokok yang dibutuhkan masyarakat masih belum terpenuhi, padahal semua tahu ada dinas pertanian, ada badan penyuluhan pertanian, setidaknya ada terobosan.
“Masak daun ubi saja, harus dari Binjai dan Kisaran,” tukasnya, Kamis,(25/03/2021)di ruang kerjanya.

Rage yang juga Ketua Koperasi Restorasi Anak Bangsa Cabang Labuhanbatu juga berharap agar pemkab melalui OPD terkait agar membuka ruang diskusi terkait persoalan lain yang menyangkut peran Dinas Pertanian apa dan sejauh mana mereka memberikan kontribusi terhadap warga petani. Juga peran para penyuluhan terhadap kelompok tani yang ada.

Karena hasil investigasi beliau peran para penyuluh minim serta keberadan Kelompok Tani harus ada regenerasi kembali agar tidak mati suri. Diskusi ini merupakan solusi agar pihak yang terkait dapat memberikan sumbangsih terhadap persoalan yang di nilainya sudah tidak baik.
“Koptan sudah harus di tata ulang.,di duga sudah banyak yang tidak aktif, sedangkan untuk petugas penyuluh juga harus di data kembali, ini penting,” bebernya.

Sementara Itu juga di benarkan, B Hutagalong salah seorang pengurus Organisasi Angkutan Darat, bahwa beberapa armada angkutan setiap harinya terlihat diseputaran pasar gelugur, pas bongkar beberapa jenis sayur mayur. Bila kebutuhan sayur mayur berasal dari desa yang ada di Labuhanbatu para pemilik angkutan juga akan mendapat pemasukan.

“Pihak kami mendata, truk pengkutan sayur setiap hari ada sepuluh yang terbilang rutin, melakukan bongkar muat di beberapa pasar tradisional,” tukasnya saat usai berdiskusi di kantor Koperasi Restorasi Anak Bangsa di Jalan Imam Bonjol Rantau prapat.

Pewarta: Rico
Editor: Zainul Nasti

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan