banner 728x250

(Plt) Wali Kota Medan serahkan 1.376 notebook untuk guru SMP dan SD Negeri

  • Bagikan
(Plt) Wali Kota Medan Akhyar Nasution menyerahkan secara simbolis kepada dua orang kepala sekolah SMP dan SD di Aula Kantor Dinas Pendidikan Kota Medan, Jl. Pelita IV, Kecamatan Medan Perjuangan, Senin (11/5).
banner 468x60

VALITO.ID | MEDAN | Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan, Akhyar Nasution menyerahkan 1.376 notebook untuk guru SMP dan SD Negeri di Kota, Medan, Senin (11/5).
Diketahui, bahwa penyerahan 1.376 notebook untuk guru SMP dan SD Negeri itu dengan harapan sarana belajar itu dapat digunakan para guru dalam memaksimalkan proses belajar mengajar di sekolah.

Akhyar menyerahkansecara simbolis kepada dua orang kepala sekolah SMP dan SD di Aula Kantor Dinas Pendidikan Kota Medan, Jl Pelita IV, Kecamatan Medan Perjuangan.

banner 336x280

Sebelumnya, perwakilan kepala sekolah terlebih dahulu menandatangani berita acara penyerahan, disaksikan Plt Wali Kota didampingi Plt Kadis Pendidikan, Muslim Harahap.

Usai penyerahan, Akhyar dalam arahannya menyampaikan bahwa pemberian notebook tersebut sebagai bagian dari pemenuhan kebutuhan teknologi dalam proses belajar mengajar.

Selain itu juga, untuk meningkatkan mutu dan kualitas belajar, sehingga menghasilkan generasi emas dan gemilang.

“Pendidikan adalah hal dasar sekaligus modal bagi anak-anak kita menyongsong masa depannya.
Maka dari itu, saya mengajak dan berharap kepada seluruh tenaga pendidik agar fokus dalam menjalankan fungsi, tugas dan tanggungjawabnya untuk mencerdaskan anak bangsa,” kata Akhyar.

Mantan anggota DPRD Medan ini mengaku, jija saat ini tantangan dunia pendidikan semakin besar. Terlebih di tengah kondisi pandemi COVID-19 yang kini melanda Kota Medan.

Ini mengharuskan proses belajar mengajar dilakukan secara online.
“Kualitas dan kemampuan tenaga pengajar saat ini sedang diuji. Kreatifitas dan inovasi sangat dibutuhkan.
Tidak hanya sekedar mengajarkan, tapi bentuk anak didik menjadi pribadi yang berkarakter dan mampu menggunakan pengetahuannya menjadi sesuatu yang bermanfaat,” tegasnya.

disamping itu, Akhyar berpesan pihak sekolah memanfaatkan perpustakaan yang ada sebagai pegangan pengajaran yang tujuannya adalah untuk menghindari siswa untuk membeli buku.

“Saat ini kondisi sedang sulit. Diprediksi tingkat stres orangtua akan semakin tinggi saat masa penerimaan siswa baru nanti,” katanya.

“Jangan lagi tambah beban mereka. Gunakan kecerdasan dan tunjukkan kemampuan tenaga pengajar untuk menyikapi hal tersebut,” pesannya.

Sebelumnya, Plt Kadis Pendidikan Kota Medan Muslim Harahap mengungkapkan adapun jumlah notebook yang diberikan sebanyak 1.376 unit.
Musluk berharap, bahwa, ke depan di tahun 2021 seluruh sekolah sudah menjalankan proses belajar mengajar secara digital atau berbasis informasi teknologi (IT).
Muslim juga berpesan kepada para guru untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuannya.

“Kami berpesan, semua tenaga pendidik mempersiapkan bahan ajarannya. Kita juga akan memnafaatkan perpustakaan yang ada agar para siswa tidak lagi membeli buku nantinya,” katanya.

Direncanakan, di tahun 2021 perpustakaan sekolah juga akan dibuat secara digital agar memudahkan murid mencari buku yang diperlukan.
“Mari kita tingkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Kota Medan,” ajak Muslim. (m26/Tim01) 

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan