banner 728x250

Pj Bupati Labusel: Saya himbau kepada seluruh pimpinan OPD khususnya Dinas Pemberdayaan masyarakat dan para camat, agar berperan aktif terhadap kebutuhan desa-desa

  • Bagikan
Pj. Bupati Labuhanbatu Selatan, Alfi Syahriza, ST, Meng, sc menggelar Apel Gabungan, Senin (05/04) di halaman kantor Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel).
banner 468x60

LABUSEL | Pj. Bupati Labuhanbatu Selatan, Alfi Syahriza, ST, Meng, sc menggelar Apel Gabungan, Senin (05/04) di halaman kantor Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel).

Pj. Bupati Labuhanbatu Selatan, pada apel gabungan tersebut menyampaikannya, bahwa penggunaan Dana Desa tahun 2021 bertujuan memulihkan ekonomi nasional, sesuai kewenangan desa diprioritaskan untuk pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs Desa) serta SDGs Desa juga mewujudkan desa tanpa kemiskinan melalui bantuan langsung tunai yang bersumber dari dana desa .

banner 336x280

Dijelaskannya, bahwa SDGs Desa merupakan role pembangunan berkelanjutan yang menyasar pada Peningkatan kualitas kesehatan, pendidikan dan kebudayaan, meningkatkan lapangan kerja dan pendapatan ekonomi keluarga serta penanggulangan kemiskinan melalui pemenuhan warga miskin di desa.

 

Pj. Bupati Labuhanbatu Selatan, Alfi Syahriza, ST, Meng, sc saat menyampaikan pidatonya pada Apel Gabungan, Senin (05/04) di halaman kantor Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel).

Pj. Bupati menegaskan bahwa penggunaan dana desa harus memberikan manfaat dengan memprioritaskan kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa yang bersifat mendesak untuk dilaksanakan serta lebih dibutuhkan dan berhubungan langsung dengan kepentingan masyarakat.

“Mengingat besarnya anggaran yang dikucurkan, saya mengimbau kepada seluruh pimpinan OPD khususnya Dinas Pemberdayaan masyarakat dan para camat, agar berperan aktif terhadap kebutuhan desa-desa di Kabupaten labuhanbatu Selatan ini,” tegas Pj. Bupati.

Pada kesempatan itu, Pj. Bupati menjelaskan dalam upaya mendukung pelaksanaan roda pemerintah 19 Desa persiapan di kabupaten Labuhanbatu Selatan, desa induk dapat memanfaatkan alokasi biaya operasional dari anggaran pendapatan belanja desa paling banyak 30 persen sesuai, PP Nomor 1 tahun 2017, UU Desa Nomor 6 Tahun 2014 dan Permendagri Nomor 1 Tahun 2017 tentang penataan desa.

Sumber: Diskominfo Labusel
Editor: Zainul Nasti

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan