Pihak hukum seakan tutup mata, meja mesin judi tembak ikan mulus beroperasi di Namorambe

  • Bagikan
banner 468x60

DELI SERDANG | VALITO.ID | Berdasarkan Surat Edaran atau perintah dari Mabes Polri terkait pembersihan judi online dan berbentuk yang meresahkan masyarakat, pada tanggal yang terlampir dalam surat perintah Kepada Kapolda dan Polresta juga Polsek di setiap daerah se Indonesia, Mabes Polri memerintahkan agar perjudian yang meresahkan masyarakat segera di bersihkan, yang tertulis dalam surat perintah Polri ke jajaran setiap wilayah hukum setiap daerah.

Berdasarkan pantauan awak media online VALITO.ID, Rudi Brahmana selaku Kabiro, dan yang bertugas di Kabupaten Deliserdang, juga selaku Kabid Humas Karang Taruna Kecamatan Namorbe, berdomisili di Desa Namorambe Kecamatan Namorambe, melihat dan menyaksikan, juga fakta melihat bagaimana situasi tentang perjudian yang dimaksud pada pasal 303, dimana selama ini di wilayah kecamatan namorambe, penyakit masyarakat yang tertulis dalam pasal 303 perundang-undangan Tahun 2009 No 9, dalam perihal tentang perjudian tetap berjalan dengan mulus, tanpa ada halangan dari pihak manapun (tidak tersentuh hukum).

banner 336x280

Dalam pantauan wartawan, bahwa terlihat sedang berlangsung dimana mesin meja judi adu ketangkasan judi tembak ikan tersebut, selalu beroperasi yang beromset jutaan rupiah yang terletak di Desa Tangkahan, dan di Terminal dusun 1 Desa Namorambe.

Dalam pantauan dan isu informasi yang langsung dari si penjaga meja judi tembak ikan tersebut yang bernama Nia boru Sinaga,(nama panggilan), menerangkan bahwa pemilik meja mesin tembak ikan tersebut disebut Dragoun, juga yang selalu turun untuk mengutip keuntungan dari hasil meja judi tembak ikan tersebut bernama IWE.

Dalam konfirmasi langsung bersama penjaga mesin, NIA (red), bahwa meja mesin yang di Terminal Namorambe juga adalah pemilik yang sama alias satu bos.

Juga serta dalam konfirmasi langsung wartawan Media Online VALITO.ID terhadap Babinkamtibmas Desa Tangkahan, Aiptu Merdeka Sembiring menegaskan bahwa ia sudah memperingatkannya selama ini.

Saya suruh tutup, tapi tetap diingkari, tegas Aiptu Merdeka Sembiring, Babinkamtibmas Desa Tangkahan saat di konfirmasi.

Menurut dugaan, bahwa pemerintahan setempat yakni kepala desa setempat diduga telah menerima upeti dari si boss meja judi tembak ikan tersebut. Mengapa demikian?, karena semua juru kuncinya adalah kepala desa, karena ialah yang berhak atas desanya menjalankan Peraturan Desa (Perdes).

Maka dalam hal ini dalam pemberitaan di media Online VALITO.ID mewakili seluruh masyarakat, dimohonkan kepada Pimpinan Mabes Polri, Kapolda Sumatera Utara, Kapolresta Deli Serdang agar turun tangan dan turut campur untuk membasmi perjudian yang berbentuk penyakit masyarakat 303, juga yang namanya meresahkan masyarakat. Yang dimana pada saat ini merajalela di wilayah hukum Polsek namorambe.

Dan kami mohon agar meja judi adu ketangkasan tembak ikan tersebut agar di angkat langsung, bersama penjaganya dan pemainnya. Seperti yang di lakukan oleh pihak wilayah hukum Polsek Tanjung Morawa yang melakukan kinerjanya beberapa hari yang lewat, ujar Rudi brahmana sebagai perwakilan seluruh masyarakat Kecamatan Namorambe.

banner 336x280
Penulis: Rudi Brahmana Editor: Zainul Nst
banner 120x600
  • Bagikan