banner 728x250

Perusahaan diduga rampas tanah warga, Risma : Lebih baik tanah itu kami hibahkan menjadi tanah wakaf

  • Bagikan
Risma dan adik-adiknya berkumpul seusai bercocok tanam kembali di atas tanah orang tuanya, Surya Ginting
banner 468x60

VALITO.ID | DELI SERDANG | Pemilik tanah seluas 3000 m2, Surya Ginting yang Jum’at, 24 Juli 2020 kemarin telah dilakukan perusakan/pembersihan sepihak oleh PT BDA, dikarenakan upaya mediasi yang diprakarsai oleh Polresta Deli Serdang tidak mencapai kesepakatan.

Dengan meneteskan air mata saat di wawancarai, Risma menuturkan bahwa dirinya dan keluarga tidak berdaya mempertahankan haknya.

banner 336x280

“Inilah nasib kami orang susah bang. Jadi orang mau berbuat seenaknya kepada orang miskin seperti kami ini. Masa bang tanah bapakku dia bilang tanahnya (PT. BDA, red), tanah ini gak pernah dijual bapakku,” ujarnya dengan nada sedih.

(Risma anak Surya Ginting bercocok tanam kembali di atas tanah orangtuanya yang telah di rusak/bersihkan sepihak oleh PT BDA)

Lanjut Risma menceritakan, bahwa sejak kecil dirinya sering dibawa orang tuanya ke lokasi tanah yang di garap perusahaan tersebut.

“Dulu bang waktu ku masih kecil, sering dibawak mamak ku aku ke ladang ini, menanam dan memanen daun pisang, serta buah pisang untuk belikan beras. Hampir 3 atau 4 kali seminggu kami dibawa mamak keladang ini mengoret ladang ini, eh sekarang dibilangnya pulak tanah dia, dari mana dasarnya. Surat kami ada, serta teman sebatas juga masih mengakui itu adalah tanah bapakku (Surya Ginting), sampai mati tanah ini akan kami perjuangkan. Kami tidak ikhlas dirampas, dari pada diambil sama pihak pengembang lebih baik tanah ini kami hibahkan jadi tanah wakaf, kami dapat amal,” ucapnya sambil menatap ke langit penuh percaya. Sabtu, (25/7) di Namorambe, Deli Serdang.

Pewarta : Herman/PS
Editor : Arif

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan