Perdamaian antara Yoheri Afandi Manurung dengan PTPN III, dimungkinkan Gagal, PTPN III Wajib bayar Rp 6 Miliyar

  • Bagikan
Nova Nadeak,ST Kepala Seksi Penegakan Hukum ( Kasi Gakkum) UPT.Wasnaker Provsu Wilayah-IV. (Ab/valito.id)
banner 468x60

RANTAUPRAPAT | Perdamaian antara Yoheri Afandi Manurung Mantan Komandan Pleton ( DanTon) Satuan Pengamanan ( SatPam) PT Perkebunan Nusantara III (PTPN III) Kebun Sisumut Labuhanbatu Selatan Provinsi Sumatera Utara, yang sudah dilakukan sejak tanggal 02 Nopember 2020 yang lalu hingga sekarang belum tuntas.

Jonni Silitonga, Wakil Sekjend DPP PERADI yang bertindak sebagai Penasehat Hukum ( PH) Yoheri Afandi Manurung, menyampaikan kepada Koran Perdjoeangan.Com Selasa (24/11) di Medan.

banner 336x280

Sampai sekarang belum ada kami terima alasan dari pihak PTPN III kenapa perdamaian belum juga dilakukan, padahal yang meminta berdamai adalah pihak PTPN III sendiri, dan itu dilakukan pada tanggal 02 Nopember 2020 saat klien kami dipanggil hadir di Kantor Direksi PTPN III Jln Sei Batang Hari No.2 Medan, terang Joni.

Maksud dari pihak PTPN III ini sudah kita sikapi dengan baik sejak awal, dan kita bersedia mencabut semua laporan di Polres Labuhanbatu, dan Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pengawas Ketenagakerjaan Provinsi Sumatera Utara Wilayah-IV, namun hingga hari ini tidak juga ada kejelasannya, dari sini jelas dapat kami simpulkan bahwa niat tulus untuk berdamai dari pihak PTPN III memang tidak ada, kalau memang niat PTPN III setengah hati ingin berdamai, Saya pikir kita batalkan saja perdamaiannya, ujar Joni Silitonga.

Terpisah Nova Nadeak,ST Kepala Seksi Penegakan Hukum ( Kasi Gakkum) UPT.Wasnaker Provsu Wilayah-IV, saat dikonfirmasi melalui telepon selularnya mengatakan, bahwa terhadap kasus dugaan tindak pidana kejahatan ketenagakerjaan yang diduga dilakukan oleh PTPN III Kebun Sisumut kepada Yoheri Afandi Manurung, Nota ke dua sudah kami kirimkan ke PTPN III Sisumut, Rabu (25/11) via Kantor Pos.

Nota kedua ini terlambat kami kirimkan karenan sesuai janji dari Suhermanto,SH Kepala Bidang ( Kabid) Umum PTPN III DLAB3 dia yang akan mengambil langsung, akan tetapi setelah dua minggu kami tunggu tidak juga diambil maka kami kirim via Kantor Pos, sebut Kasi Gakkum ini.

Lebih lanjut Nova Nadeak menjelaskan, bahwa jumlah kerugian Yoheri Afandi Manurung sesuai perhitungan kami kurang lebih sebesar Rp 104 Juta, belum dihitung untuk jabatannya sebagai Danton SatPam, sebab sesuai penjelasan dari Sonny Meliala Asisten Personalia Kebun ( APK) PTPN III Kebun Sisumut, bahwa berdasarkan Job Descreption Dan Ton SatPam tidak dapat upah lembur, sebab tugas DanTon hanya sebagai pemikir dan perencana.

Secara akumulatif jumlah seluruh kerugian untuk 58 anggota SatPam PTPN III Sisumut mencapai Rp 6 Miliyar lebih yang wajib dibayar PTPN III, tegas Nova Nadeak.

Sumber: Anto Bangun
Editor: Zainul Nasti

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan