Pemkab sudah bayar sisa hutang ke RSU Rantauprapat

  • Bagikan
banner 468x60

LABUHANBATU | VALITO.ID

Informasi bahwa Pemkab Labuhanbatu sudah membayar sisa hutang ke RSU Rantauprapat di benarkan Kepala BAPPEDA Hobol Zulkifli Rangkuti saat di konfirmasi seusia menghadir rapat dengan DPRD Senin (14/2) . Namun rincian hutang tersebut tidak di sebutkab beliau dan dimana sebelum tahun 2020 Pemkab sudah membayar hutang 5,7 M .

banner 336x280

Ya sudah kita bayar sisa hutang ,tahun kemarin 5,7 Milyar ,jadi sisanya kita bayar lunas, Katanya seraya menyampaikan kurang begitu ingat berapa hutang Pemkab Kepada RSU .

Namun mengenai kelanjutan program pemerintah daerah tentang bantuan kepada warga kurang mampu yang belum masuk sebagai peserta BPJS kepala Bappeda tersebut tidak bisa memberi penjelasan. Mengingat hutang yang tertunggak adalah bersumber dari Askesda tahun 2019 2021 .

Nanti kita coba melihat situasi lebih lanjut , Terangan singkat.

Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten Labuhanbatu M Yusuf Siagian saat di konfirmasi juga membenarkan sudah melunasi hutang yang ada di RSIU .Dan untuk warga yang kurang mampu masih bisa berobat di RSU dengan membawah surat Keterangan Miskin dari Kepala desa atau Kelurahan .

Askesda sudah tidak berlaku lagi namun warga miskin masih di layani berobat di RSU ,masalah tanggungan apa saja, coba tanyak pihak RSU Tukasnya

Sekda juga berharap agar para kepala desa dan Kelurahan agar mensosialisakan kepada warga bahwa pemkab masih ada pengobatan gratis di RSU dengan ketentuan syarat Surat Keterangan Tidak Mampu.

Ini di anggap penting agar wajah merasa tercover meskipun belum menjadi peserta,Tutupnya.

Beberapa waktu lalu juga sudah di beritakan,Mengenai hal itu azan menjelaskan betul adanya dan pihak DPRD sudah ada menganggarkan bahwa tahun 2019 dan 2020 untuk membantu penambahan anggota baru BPJS bagi warga yang belum terdaftar. Ini tujuan agar warga menggunakan jalur BPJS bukan Askesda lagi.

“Betul ada kebijakan dari keppres tentang itu, makanya kami menganggarkan dana untuk penambahan anggota BPJS tahun 2019 sebanyak 12000 dam tahun 2020 sebanyak 1200 orang lagi, “Terangnya dan menambah dalam rapat kemaren pihak pemkab belum bisa menunjukan data itu.

Pembayaran hutang 5,7 7Milyar yang telah di bayarkan Pemkab juga dibenarkan oleh M Yusuf Siagian Sekretaris Daerah namun tidak menjamin bahwa dengan adanya pembayaran hutang tersebut warga pengguna jasa Askesda akan terlayani sewaktu berobat ke RSU seperti mendapat obat gratis sedia kala seperti dulu.

“Ya kita sudah bayar ke rumah sakit, itu tunggakan tahun lalu, ” Ucap sekda di hari yang sama

Pembayaran itu apakah terkait dengam Askesda dan askesda sudah tidak boleh sesuaai peraturan, Sekda bersikukuh bahwa pembayaran itu merupakan tunggakan saja. Kalaupun warag mau berobat ke RSU tetap melalui BPJS.

” Berobat melalui BLJS karena dana BPJS bersumber dari tiga anggaran, Pusat, Provinsi dan Daaerah,”Tukasnya tanda menjawab bahwa tunggakan pembayaran adalah untuk menutupi hutang Askesda.

Indra sila selalu Kepala Badan Pengelolalan Keuangan Dan Aset Daerah juga membenarkan pemkab sudah membayar tunggakan hutang ke RSU Rantauprapat sebesar 5,7 Milyar yang merupakan pembayaran jasa medis.

“Sudah kita bayar 5,7 ke RSU, itu hutang jasa medis, ” Ucap singkatnya Sebelum meninggalkan gedung dewan seusai rapat Badan Anggaran.

Tambahan keterangan dari direktur RSU Rantauprapat Dr Safril bahwa masalah pengobatan gratis yang di katakan Sekda belum bisa di laksanakan karena belum ada perbupnya. Jadi pihak RSU tidak bisa melakukan pengobatan sebelum ada surat betul aturan yakni perbup.

Masih dalam pembahasan, perbupnya belum ada, jadi kami selaku pihak pengelola RSU menunggu itu dulu, Sampainya melalui via Selular di hari yang sama.

banner 336x280
Penulis: RicoEditor: Zainul Nst
banner 120x600
  • Bagikan