banner 728x250

Pembangunan Jembatan Sei Seruai menuai polemik, JPMD: Kita lihat bangunan tersebut tidak pantas habiskan dana 11 miliar Rupiah

  • Bagikan
banner 468x60

DELISERDANG (VALITO.id) | Adalah Biru-biru Sarilaba Jahe, yang dimana pada saat ini pembangunan jembatan telah selesai dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Kabupaten Deli Serdang, yang di dikerjakan dari dana APBD Tahun 2020-2021, untuk pembangunan Jembatan Sei Seruai penghubung Desa ke Kecamatan Biru-biru sepanjang 42 meter.

Dalam pembangunan jembatan tersebut kini menuai polemik atau permasalahan di tengah masyarakat kecamatan Biru Biru, dimana dalam laporan masyarakat yang meminta bantuan kepada Sekretariat Jaringan Pemuda Mahasiswa Deli Serdang (JPMD) tentang pembangunan Jembatan Sei Seruai.

banner 336x280

“Dimana kami kurang merasa puas atas pekerjaan Dinas PU, karena kami menduga bangunan jembatan tersebut dikerjakan asal jadi dan kami melihat bangunan, yang pada saat ini telah usai dikerjakan banyak kejanggalan-kejanggalan, dimana beberapa hari yang lewat dinding, tembok penahan banyak yang retak. Memang pas hari ini Jumat 23 Juli kita survei bersama dinding-dinding yang hari itu retak kini sudah di tempel (poles). Dalam kinerja PU tersebut,apakah tidak menyalahi aturan?, tutur salah satu mahasiswa, Epredi Barus.

Juga dalam keterangan dan laporan pengaduan masyarakat, Seketaris Jaringan Pemuda Mahasiswa Deli Serdang (JPMD), Nhov Terakapta Putra Kaban, SH bersama mahasiswa aktivis lainnya langsung meninjau bersama ke lokasi Jembatan Sei Seruai tersebut.

“Yang dimana pada saat ini sudah selesai dikerjakan, dan belum bisa di lalui kendaraan karena belum di resmikan oleh pejabat Kabupaten Deli Serdang. Dalam pantauan JPMD tentang bangunan Jembatan Sei Seruai, dimana banyak melihat kekurangan, aspal terlalu tipis dan hancur jika di cubit. Bahkan belum digunakan aja udah hancur, juga di ujung jembatan jalan keluar masuk kendaraan sangat sempit,” tutur Nhov Putra Kaban, SH.

Dalam konfirmasi Wartawan VALITO.id, dalam tanggapan JPMD tentang bangunan jembatan tersebut bersama tokoh pemuda Biru-biru, Jasanta Ginting als (TT).

“Kami akan menyurati ke seluruh dinas terkait Provinsi Sumut dan kabupaten, juga kecamatan tentang keluhan masyarakat Kec. Biru Biru, tentang jembatan ini, karena dalam pantauan dan sidak lapangan langsung, kita melihat bangunan tersebut tidak pantas, menghabiskan dana sebanyak lebih kurang dari 11 miliar Rupiah,” tutur beberapa aktivis Jaringan Pemuda Mahasiswa Deli Serdang dengan nada kesal.(Rudi Brahmana)

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan