Pembahasan KUA PPAS APBD 2022 Pemkab Palas Efisiensi Anggaran, TAPD Berontak?

  • Bagikan
banner 468x60

PALAS | VALITO.ID | Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Padang Lawas telah menyerahkan kembali draft KUA PPAS anggaran 2022, Kamis (7/10) minggu lalu terhadap Pemkab Palas melalui Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Sejak diserahkan 28 September lalu, DPRD membahasnya cukup alot.
Kepada wartawan tim badan anggaran dan mewakili komisi A dan komisi B saat berbincang, Selasa (12/10) di kantor DPRD palas terungkap, diperkirakan ada Rp51 miliar lebih dana yang dikoreksi legislatif untuk diefisiensikan. Lalu diprioritaskan untuk peningkatan infrastruktur dan SDM yang disesuaikan dengan visi misi bupati dan wakil bupati palas.

Hasil koreksi anggaran ini menurut DPRD merupakan pemangkasan anggaran tiap organisasi perangkat daerah (OPD). Yakni yang dianggap bukan kegiatan prioritas atau yang dianggap berlebihan signifikan.
Disisi lain, pemangkasan anggaran masing-masing OPD tersebut rencananya diperuntukkan untuk pembangunan fisik dan SDM. Dan pastinya disesuaikan dengan RPJMD dan visi misi bupati dan wakil bupati palas ke depan.

banner 336x280

Kita sudah serahkan minggu lalu, selanjutnya tugas pemda melalui TAPD untuk menyesuaikan dengan apa yang kita efisiensikan itu, terang M Dayan Hasibuan, Raja Parlindungan Nasution, H Puli Parisan Lubis selaku tim badan anggaran, dan H Fahmi Nasution selaku ketua Komisi B, juga Arpin Hasibuan mewakili Komisi A.

Berdasarkan badan musyawarah, pengesahan KUA PPAS ini dijadwalkan Rabu (13/10). Namun diperkirakan akan molor disebabkan Pemda terkesan berontak.

Tentunya, para anggota legislatif ini berharap wakil bupati yang kini dianggap sebagai pucuk pimpinan, dapat bersikap tegas. Dan sepakat dengan efisiensi anggaran yang dikoreksi tersebut.

Konteksnya efisiensi ini masih dibatas wajar, dan ini untuk kemaslahatan masyarakat luas, bukan kelompok tertentu. Kiranya wakil bupati sebagai pucuk pimpinan saat ini harus dapat jeli melihat ini, tegas H Fahmi Nasution, Raja Parlindungan Nasution, H Puli Parisan Lubis, dan Arpin Hasibuan.

Sementara Sekda Kabupaten Palas Arpan Nasution yang dihubungi mengatakan sejauh ini TAPD masih tetap menjalin komunikasi terkait efisiensi yang dikoreksi legislatif itu. Disinggung, Pemda terkesan berontak, Sekda membantah.

Tidak ada yang berontak, kita masih tetap jalin komunikasi. Dan harapan kita bisa ditetapkan sesuai jadwal yang ditentukan, tukas Sekda.

Foto: Tim badan anggaran dan anggota DPRD mewakili komisi A dan B berbincang-bincang dengan wartawan, Selasa (12/10).

banner 336x280
Penulis: tanEditor: Zainul Nst
banner 120x600
  • Bagikan