banner 728x250

Kompak banget, 3 Kades di Kabupaten Palas pecat perangkat desanya

  • Bagikan
Foto: Perangkat di 3 desa di kecamatan barumun baru, dipecat sepihak oleh kadesnya. (Tan/VALITO.id)
banner 468x60

PALAS | 3 Kepala Desa di Kecamatan Barumun Baru kompak memberhentikan perangkat desa masing-masing. Terhitung sejak 26 Februari 2021, seluruh perangkat di 3 desa ini dipecat secara sepihak. 
Adalah desa Hasahatan Julu, Desa Sigorbus Jae, dan Desa Binabo Julu yang serentak melakukan pemecatan tersebut. Alasannya cukup tidak berdasar. 

Seperti pengakuan Kades Sigorbus Jae, Imran Saleh Nasution yang merasa dirugikan Rp 20 juta pertahun untuk biaya penyusunan APBDes dan RAB desa. Yang dibayarkan kepada konsultan pendamping desa. 
Dalam hal ini, Imran Saleh menyebut Perangkat desa dianggap tidak mampu melaksanakan tugas. Digambarkannya seperti penyusunan RAB, pengoperasian komputer. 

banner 336x280

Tidak itu saja alasan kades memecat para perangkatnya ini. Alasan yang lebih tidak mendasar, yakni perangkat desa ini merupakan warisan lawan politik saat kades lama. 
“Untuk pembayaran penyusunan APBDes dan RAB kan tidak ada ditampung di anggaran. Siapa yang bayar kalau bukan Uang saya itu, Rp 20 juta untuk pembuatan RAB. Dan mereka ini (perangkat) kan peninggalan kades yang lama,” kata Kades Sigorbus Jae, Imran Saleh Nasution yang dijumpai di kediamannya, Sabtu (3/4) kemarin. 

Disisi lain, kades Sigorbus Jae ini juga mengakui telah melakukan pengangkatan perangkat desa yang baru. Meski tanpa dasar mekanisme perekrutan. 
“Ya sudah saya angkat yang baru,” ujar Kades ini bersikeras. 

Bandel, Kades tidak indahkan perintah Bupati

Kepada Wartawan, para perangkat desa ini bercerita belum lama ini. Persoalan ini sudah ditangani pemerintah Kabupaten Padang Lawas (Palas) beberapa waktu lalu. Sempat diadakan rapat antara pihak Pemkab Palas yang dihadiri Dinas Pemerintahan dan Masyarakat Desa, Inspektorat, Camat, tiga kepala desa (Hasahatan Julu, Sigorbus Jae, Binabo Julu) dan para perangkat yang diberhentikan sepihak. 

Disitu disepakati, kades mengaktifkan kembali para perangkat desa itu. Hanya saja, hingga berita ini diturunkan, tiga kepala desa yang bersangkutan tidak kunjung mengindahkan kesepakatan tersebut. 
Bahkan, dihadapan para kades, melalui sambungan telepon Bupati H Ali Sutan Harahap (TSO) terhadap Camat Barumun Baru Maruli Sangap Hasibuan, telah memerintahkan untuk pengaktifan kembali perangkat desa. Namun tetap saja tidak diindahkan kades. 

“Ya, dihadapan mereka itu saya ditelpon. Tapi sampai sekarang belum. Saya menunggu surat dari tiga desa ini. Dan jika hendak melakukan perekrutan yang baru, silahkan sesuai prosedur,” jelas Camat Barumun Baru, Maruli Sangap Hasibuan.

Pewarta: Tan
Editor: Zainul Nasti

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan