banner 728x250

Ketua KJSTR: Aksi oknum TNI AL yang meletuskan senjata di Sei Dua Desa Air Hitam itu tidak benar

  • Bagikan
banner 468x60

LABURA | Kabar miring yang ada di beberapa media mengenai aksi 7 oknum TNI AL yang melakukan tiga kali tembakan (letusan) ke udara mendapat bantahan dari Ketua Koperasi Jasa Sumber Tani (KJST) Kecamatan Kualuh Ledong, Labuhanbatu Utara (Labura), dimana aksi penembakan tersebut tidak benar.

“Yang benar adalah oknum TNI AL melerai kami saat mau di serang oleh anggota HTR Tani Mandiri,” ucap Anggiat Sitinjak kepada wartawan selasa (17/2) di kantornya di Sei Dua Desa Air Hitam saat melakukan konfernsi pers ke media.

banner 336x280

Dijelaskannya, pada saat itu ia dan anggotanya kerja sama dengan koperasi Prinkopal TB Asahan dengan tujuan pengamanan lahan anggota Koperasi Jasa Sumber Tani, karena di lahan tersebut sering terjadi pencurian, hingga dilakukan pengamanan kepada anggota TNI AL.

“Sempat terjadi aksi ketegangan antara kami dan pihak kelompok HTR Tani Mandiri, makanya salah satu oknum TNI AL melerainya sampai masuk ke bawah parit bekoan,” jelas Anggiat Sitinjak.

Anggiat juga menambahkan, anggota HTR Mandiri juga mencabut plank Papan Koperasi Pingkopal TNI AL TB Asahan atas perintah ketuanya, sehingga TNI AL meminta anggota Kelompok HTR untuk memasangnya kembali.

Anggiat juga menjelaskan, kalau sekarang status lahannya yang ada di Dusun Sei Dua Desa Air Hitam Kecamatan Kualuh Ledong, Labura yang di klaim oleh HTR kawasan hutan menurut SK Menhut No 163 tahun 2008 dan SK Bupati Asahan No 438 Tahun 2010, tidak berada di areal kabupaten Labuhan batu utara dan melainkan di Kabupaten Asahan.

“Dalam hasil putusan Pengadilan Negeri Labuhanbatu tanggal 22 Desember 2020 No:54/Pdt.G/2020/PN RAP, yang di gugat bersengketa 190 Hektar,” ujar Anggiat.

Sementara Ketua Koptan Tani Mandiri saat di konfirmasi melalui via seluler, perihal tudingan yang di sampaikan oleh anggotanya, terjadi intimidasi dan tembakan oleh oknum TNI AL. Kepada media mengungkapkan bahwa hal tersebut sudah di selesaikan.

“Kami sudah selesai bang sama Lanal, tidak ada lagi masalah, dan mengenai info penembakan, itu sudah tidak kami masalahkan lagi,” ucapnya melalui via seluler.

Sebelumnya, Lanal Tanjung Balai Asahan, Letkol Laut R. Henrik Etwiori
saat di konfirmasi wartawan perihal permasalahan di lahan Sei Dua Desa Air Hitam tidak dapat di hubungi, dan HP beliau sedang sibuk.

Pewarta: Basri
Editor: Zainul Nasti

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan