banner 728x250

KC FSPMI Labuhanbatu bawa permasalahan bonus pekerja PT HSJ dan RSK Asian Agri Group ke PPHI Medan

  • Bagikan
banner 468x60

RANTAUPRAPAT | Pengurus Konsulat Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (KC-FSPMI) Kabupaten Labuhanbatu bawa permasalahan Bonus Tahun 2017 untuk 149 Pekerja PT Hari Sawit Jaya (PT HSJ) dan PT Rantau Sinar Karsa (PT RSK) Asian Agri Group, Kebun Negerilama dan Pangkatan Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatera Utara.

adalah Wardin, Ketua KC.FSPMI Labuhanbatu menyampaikan kepada wartawan hari ini Rabu (03/02) di Rantauprapat.

banner 336x280

” Anjuran dari Dinas Tenagakerja Kabupaten Labuhanbatu bernomor :560/4244/DTK-4/2018 tanggal 13 September 2018, yang menganjurkan agar perusahaan membayarkan Bonus kepada Pekerja Pemanen Kelapa Sawit yang hubungan kerjanya berdasarkan perjanjian kerja Buruh Harian Lepas ( BHL), yang besarannya disesuaikan dengan Buruh tetap, namun hingga sekarang ini belum dibayarkan perusahaan,” ujar Wardin.

Lebih lanjut Wardin mengatakan, Perkara itu segera di bawa ke Pengadilan Perselisihan Hubungan Industrial (PPHI) di Pengadilan Negeri Medan dan sudah di koordinasikan dengan Jonni Silitonga,SH,MH, Advokad dari Kantor Hukum Jonni Silitonga SH.MH & Rekan Medan, dan beliau sudah menyepakatinya dan bersedia menjadi kuasa hukum 149 Pekerja ini.

Ditambahkan Wardin, bahwa PT HSJ & PT RSK Asian Agri Group adalah anggota dari Asosiasi Roundtaible on Sustainable Palm Oil ( RSPO) dan sudah menerima sertifikat International Sustainibility & Carbon Certification (ISCC), yang seharusnya wajib untuk tunduk dan mematuhu seluruh prinsip dan kreteria dari kedua lembaga tersebut.

Masih menurut Wardin, bonus yang bersumber dari keuntungan perusahaan adalah hak semua pekerja diperusahaan dengan tidak membedakan status hubungan kerja berdasarkan Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT) Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) atau Buruh Harian Lepas ( BHL) semua pekerja memiliki peranan yang sama didalam menghasilkan keuntungan bagi perusahaan, dan regulasi juga memayunginya.

“Jadi jangan ada perlakuan diskriminasi kepada pekerja,” tegas Wardin.

Terpisah Jonni Silitonga SH,MH saat dihubungi melalui telepon selularnya, Rabu (03/02), membenarkan dan sudah berkoordinasi dengan Wardin dan Copy Anjuran juga sudah di terima. “Tinggal menunggu kelengkapan adminstrasi saja, kalau sudah lengkap segera kita ajukan gugatannya,” ucapnya singkat.

Pewarta: Anto Bangun/Sept
Editor: Zainul Nasti

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan