Karena lakukan pemutusan meteran warga kesal, Tem P2TL PLN Tanjung Balai nyaris diamuk massa

  • Bagikan
banner 468x60

LABURA | VALITO.ID

Akibat melakukan pemutusan meteran listerik milik warga, tem P2TL unit tanjung balai hampir nyaris di Amuk Massa oleh Warga desa simandulang kec, kualuh ledong Kab. Labura Rabu (8/6). 

banner 336x280

 

    Dari hasil pantauan valito .id, anggota Tem P2TL nyaris amuk massa di jalan lintas desa simandulang menuju desa mangun baru kab. asahan . 

 

    Petugas P2TL tanjung balai menggunakan mobil putih plat BK 1727 FC dengan jumlah petugas 3 orang mendatangi rumah rumah warga yang ada di desa simandulang dan kelurahan tanjung ledong dengan melakukan pemutusan sementara meteran warga ,alasan meteran pelanggan ada yang rusak dan ada yang melakukan pencurian arus listrik, akibatnya itu membuat masyarakat curiga membuat emosi sambil mempertanyakan kepada petugas P2TL PLN untuk memperjelasnya bukan medapat penjelasan dari petugas, malah petugas P2TL tersebut tancap gas seakan ada kesalahan yang di perbuatan mereka. 

 

   Salah satu warga bernama Jumadi(35), kepada valito. id, menjelaskan, kejadian pengejaran warga terhadap petugas P2TL PLN memang benar. Ia bg benar warga mengejar petugas P2TL tanjung balai kernan ada warga yang curiga kepada mereka, kenapa saat di tanyakan mereka seakan takut dan mau kabur, dan warga sempat mau minta penjelasan mereka malah pilih pergi dan tancap gas ke mobil sambil mau lari. Ucap jumadi. 

 

    Untung aja ada Babinkantibmas desa Simandulang Bpk AIPDA Hutagaul, ada di lokasi, untuk mengamankan Petugas P2TL kalau tidak massa tidak terkonrol dan mengejar mereka sambil menggunakan kayu dan batu. 

 

   Sekarang Mereka sudah di amankan sementara di kantor polsek kuakuh hilir guna memperjelas permasalahan , yang mengakibatkan mereka hampir di massa oleh warga. Jelasnya jumadi. 

    Dari amatan Valito id. Di kantor polsek kuakuh hilir, terlihat banyak warga mendatanggi kantor polsek guna memperjelas permasalah yang telah terjadi dengan petugas P2TL PLN tanjung balai, dan terlihat ada Kanit Intel IPTU J. Samosir, dan Kanit Rekrim IPDA Siringo ringo, melakukan mediasi kepada warga juga salah satu petugas PLN tanjung balai, bahwa merka ada lah petugas yang resmi dari PLN. 

 

   Sementara Kanit Itel IPTU J Samosir , saat di konfirmas wartawan,perhal masalah warga dengan tem petugas P2TL yang sempat di amuk massa, meberkan masalah tersebut, benar ini kita mau melakukan mediasi dengan warga, petugas ini resmi ini hanya diskomunikasi aja yang salah. Jadi ini mau kita luruskan agar pihak PLN bisa melakukan mejelasan kepada warga dengan mengadakan pertemuan yang akan di dampinggi kepala desa dan lurah setempat, supaya warga bisa mengerti.. Ucap kanit itel IPTU J samosir. (Basri)

banner 336x280
Penulis: Basri
banner 120x600
  • Bagikan