Ikuti politik praktis, Ketum PD IPM Labuhanbatu: Bekukan PW IPM Sumut dan PD IPM Kota Medan

  • Bagikan
Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kota Medan laksanakan kegiatan untuk mendukung Paslon nomor urut 2 untuk Pilkada Medan 2020 dengan memakai jas IPM di aula salah satu hotel yang ada di kota Medan pada tanggal 24 Oktober 2020 lalu. (Rico/valito.id)
banner 468x60

MEDAN | Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kota Medan laksanakan kegiatan untuk mendukung Paslon nomor urut 2 untuk Pilkada Medan 2020 dengan memakai jas IPM di aula salah satu hotel yang ada di kota Medan pada tanggal 24 Oktober 2020 lalu.

Kejadian ini membuat konflik yang sangat dikesalkan oleh beberapa pimpinan daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah yang ada di Sumatera Utara. seperti Labuhanbatu, Asahan, Tapanuli Selatan, Padang Sidempuan, Simalungun, Serdang Bedagai dan Tanjung Balai.

banner 336x280

Mereka ini udah melanggar khittah perjuangan Muhammadiyah dan AD/ART IPM. Karena itu, saya menilai keliru bila IPM terlibat langsung dalam politik praktis, kata Ketum PD IPM Labuhanbatu, Amir.

Beliau juga menambahi, bahwa hal itu bukan perkara di tempat siapa yang melaksanakan pilkada tapi masalahnya disitu ada logo IPM yang dimana logo IPM itukan milik semua kader IPM bukan milik orang Medan saja.

Mereka sangat menyayangkan kejadian seperti ini didalam organisasi sekaligus rumah besar yang selama ini di kenal tidak pernah terlibat dalam politik praktis.

Saya tidak menyangka masih ada pimpinan IPM yang tidak bisa menahan diri untuk tidak membawa organisasi ini keranah politik praktis, kita berorganisasi di IPM ini tujuannya untuk menjadikan Pelajar Muslim yang berilmu, berakhlaq mulia, dan terampil dalam rangka menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam, sehingga terwujud masyarakat yang adil dan makmur yang diridhai Allah Subhanallahu Wa Taala. Saya tidak melarang jika pribadi mereka terlibat dalam politik praktis seperti yang dikatakan pada AD/ART IPM pasal 24, namun saya kesal karena bawa-bawa organisasi ini, ujar Ketum PD IPM Labuhanbatu, Amir.

Saya sudah yakin setelah acara silaturahmi dan foto bersama dengan calon walikota medan nomor urut 2 di Bandar Kopi Jl. Letda Sudjono Medan, akan ada rencana tidak lanjut dari pertemuan itu, tambah Amir.

Maka menurut Amir, bukan hanya PD IPM kota medan saja yang harus di bekukan.

Pimpinan Wilayah IPM Sumatera Utara juga harus di bekukan kerna di nilai ada sistem bagi hasil atau melibatkan sebahagian besar dari Pimpinan Wilayah dan Pimpinan Pusat IPM harus segera mengambil alih pimpinan tersebut, kalau ini di barkan saja maka efek sampingnya permasalahan ini akan merambat ke beberapa daerah lain yang akan melaksanakan Pilkada pada desember mendatang, MAKA BEKUKAN PW IPM SUMUT DAN PD IPM KOTA MEDAN tutup Amir, Ketua PD IPM Labuhanbatu

Langkah kongkrit dari Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Sumatera Utara sangat mereka butuhkan saat ini seperti membekukan pimpinan daerah kota Medan ini.

Kita tunggu saja langkah kongkrit dari pimpinan wilayah setelah kejadian ini, bila perlu bekukan saja karena sudah berani membawa IPM dalam politik praktis, ditambahkan Ketua PD IPM Serdang Bedagai, Arif Lubis.

Dan beberapa pimpinan Ketua IPM tingkat daerah ini juga megambil sikap tegas, jika Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Sumatera Utara tidak menindak tegas kader-kadernya langsung yang terlibat langsung dalam politik praktis, maka mereka siapkan melayang surat mosi tidak percaya kepada Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Sumatera Utara.

Pewarta: Rico
Editor: Zainul Nasti

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan