banner 728x250

Hujan semalam suntuk, rumah warga ambruk, Koramil 05 Ampel Kodim 0724/Boyolali: Kami himbau warga Warga harus selalu waspada

  • Bagikan
banner 468x60

BOYOLALI | Hujan lebat yang mengguyur Boyolali Selasa, (9/2/2021) dini hari hingga Rabu pagi (10/2/2021), menyebabkan rumah milik Bero Slamet warga Dukuh Kumpulrejo, Desa Jlarem, Kecamatan Gladagsari, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah ambruk. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut,namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Menurut Babinsa Desa Jlarem Koramil 05 Ampel Kodim 0724/Boyolali , Serka Putut Tetuko mengatakan kejadian itu bermula sekitar pukul 05.00 WIB, saat itu pemilik rumah Bero Slamet bersama istrinya pergi ke pasar untuk belanja sayuran untuk dijual kembali,tiba tiba terdengar suara runtuhan yang mengakibatkan rumah tersebut roboh.

banner 336x280

“Mungkin karena lapisan tanah pada pondasi bangunan tidak kuat menahan guyuran hujan yang terjadi semalam suntuk,sehingga mengakibatkan rumah tersebut roboh rata dengan tanah,” ujar Serka Putut Tetuko saat ditemui di lokasi, Rabu (10/2/2021).

Babinsa Jlarem mengatakan, bangunan rumah Bero Slamet berdiri pada tanah labil dengan kemiringan cukup curam,pada saat ambruk beruntung tidak ada orang di dalam rumah.
“Saat ambruk, rumah dalam keadaan kosong semua pergi ke pasar. Jadi, pas ambruk Bero Slamet belum mengetahui,” kata Babinsa.

Dikatakan lebih lanjut, struktur bangunan sudah menggunakan pondasi. Namun,akibat derasnya air hujan tanah sekitar pondasi terkikis hingga ketahanan rumah rapuh. Hingga kini Bero dan keluarganya terpaksa tinggal di saudaranya tak jauh dari rumahnya.

Babinsa Desa Jlarem menghimbau kepada warga untuk tetap waspada,karena cuaca yang tidak menentu bisa saja terjadi kejadian yang sama.
“Saya selaku Babinsa desa menghimbau kepada warga apabila saat terjadi hujan deras untuk selalu waspada,” himbau Babinsa.

Pewarta: Agus Kemplu
Editor: Zainul Nasti

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan