banner 728x250

FSPMI Lauhanbatu perselisihkan PHK buruh PT RSK Asian Agri Group ke Disnaker Labuhanbatu

  • Bagikan
banner 468x60

RANTAUPRAPAT | Kasus Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) Hotbes Talenta Pakpahan Buruh PT Rantau Sinar Karsa (PT RSK) asian Agri Group Kebun Pangkatan Kecamatan Pangkatan Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatera Utara yang diduga dilakukan sepihak oleh management akhirnya diperselisihkan di Dinas Tenagakerja Kabupaten Labuhanbatu.

Ketua Konsulat Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (KC.FSPMI) Labuhanbatu, Wardin dalam kapasitasnya sebagai kuasa pendamping, menyampaikan hal itu kepada VALITO.id, Jumat (23/04) di Rantauprapat.

banner 336x280

“PHK nya kami perselisihkan di Disnaker Labuhanbatu, sebab menurut kami PHK ini sepihak,” kata Wardin.

Menurut pengakuan dari Kliennya, jabatannya di perusahaan adalah sebagai Mandor, akan tetapi diperintahkan oleh Asisten Divisi untuk mencangkul.
“Akibatnya Klient kami tidak mau melaksanakan perintah Asisten Divisi tersebut, kemudian Klien kami tersebut dianggap tidak bekerja (Mangkir) kemudian di PHK,” jelas Wardin.

Masih menurut Wardin, tindakan arogansi management perusahaan perkebunan kepada Buruhnya, bukanlah hal yang baru di negeri ini, perlakuan kasar tidak manusiawi adalah hal yang biasa.

“Buruh bukan dianggap mitra strategis, tetapi keberadaannya tidak lebih dari Budak untuk menghasilkan keuntungan bagi perusahaan. Terkait dengan PHK, kami meminta agar hak- hak Klien kami dapat dibayar dua kali ketentuan,” tambah Wardin.

Terpisah, Hotbes Talenta Pakpahan saat dikonfirmasi melalui telepon selularnya, membenarkan hal tersebut.
“Saya meminta dampingan Pengurus KC.FSPMI Labuhanbatu untuk memperselisihkan PHK Saya, karena Saya anggap PHK ini sepihak dan sewenang- wenang,” pungkasnya singkat.

Pewarta: Iwan Black/Anto Bangun
Editor: Zainul Nasti

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan