Iklan

FSPMI dampingi 3 buruh PT PLP HTI Langgapayung hadiri panggilan Polisi

  • Bagikan
banner 468x60

RANTAUPRAPAT | VALITO.id | 3 orang Buruh PT Putra Lika Perkasa (PT PLP) HTI Langgapayung Labuhanbatu Selatan Sumatera Utara, hari ini Rabu (15/09) hadiri panggilan Penyidik Reserse Kriminal Polres Labuhanbatu.

“Ketiga Buruh tersebut, Suratman, Supian dan Kusman, dan pemanggilan mereka untuk memberi keterangan dalam kapasitasnya sebagai saksi (korban) sehubungan dengan laporan KC- FSPMI Labuhanbatu tentang dugaan tindak pidana kejahatan dan/ atau pelanggaran pidana ketenagakerjaan yang diduga dilakukan perusahaan PT Putra Lika Perkasa Langgapayung, dan hari ini baru tiga orang yang dipanggil dari 52 Buruh yang menjadi korban” ujar Wardin Ketua Konsulat Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia ( KC- FSPMI Labuhanbatu, kepada VALITO.id di Polres Labuhanbatu.

banner 336x280

Lanjutnya, FSPMI sebagai organisasi serikat pekerja/Buruh akan selalu bersedia melakukan dampingan kepada semua Buruh yang merasa diperlakukan sewenang- wenang oleh para kapitalis perkebunan, hal ini kami lakukan karena hingga sekarang ini tidak ada yang peduli dengan nasib kaum Buruh, tertama pemerintah dari mulai pusat hingga daerah, demikian halnya anggota DPR-RI hingga DPRD, mereka hanya bisa ingkar janji saat dahulu mengemis suara kepada rakyat (Buruh) saat hendak mencalonkan diri.

“Harusnya kaum Buruh dengan melihat kejadian ini bisa mengintrospeksi diri untuk tidak lagi memilih Dewan Perwakilan Rakyat yang sejatinya adalah Dewan Penghianat Rakyat, utamanya penghianat Buruh,” Tegas Wardin.

Katanya lagi, mereka  berharap perkara Buruh PT Putra Perkasa Lestari (PT PLP) HTI Langgapayung ini bisa segera tuntas, dan hak-hak Buruh yang diduga dirampok oleh perusahaan dapat segera dibayarkan,” tutup Wardin.(Anto Bangun)

banner 336x280
Penulis: Iwan Black Editor: Zainul
banner 120x600
  • Bagikan