banner 728x250

Edi di hajar oknum berpakaian celana loreng, katanya gara-gara ini…

  • Bagikan
banner 468x60

(Keterangan Video: Rekaman Video saat EM di introgasi oleh Oknum TNI AL) oleh: Darwin Marpaung.

VALITO.ID | LABUHANBATU UTARA | Beredar informasi diduga Oknum bercelana loreng AL telah melakukan penganiayaan terhadap warga Pangkalan Lunang. Minggu, (14/6/), di Desa Pangkalan Lunang.

banner 336x280

“Ada Warga kita diduga dianiaya Bang. Diduga yang melakukan adalah oknum bercelana loreng AL. Korbannya bernama Edi Mansur,” sebut TA ( 40 ) Warga Desa Pangkalan Lunang, Minggu menjelang siang, (14/6/2020).

“Begini kejadiannya bang, pada hari sabtu (/13/6/), sekira pukul 23:30 Wib, datanglah oknum bercelana loreng AL kerumah Kikuang, Salah satu warga Dusun Sidomulyo, Desa Pangkalan Lunang. Pada saat itu korban tak tau apa permasalahannya, tiba-tiba oknum tersebut menghajar Edi Mansur dengan menggunakan tendangan kaki dan kepalan tangan,” terang warga lagi.

Dikatakan warga, pada saat itu korban sempat bertanya perihal permasalahannya, hingga memukul dirinya dengan tuduhan yang tak beralasan dan tanpa ada bukti. Namun pelaku tetap menganiaya korban. Setelah itu barulah, pelaku menginterogasi korban untuk mengakui bahwa korban ditemukan oknum bercelana Loreng AL sedang menghisab narkoba jenis sabu.

Dijelaskan warga, bahwa setelah itu korban dianiaya lagi, kejadian itu disaksikan oleh teman korban diantaranya Ucok Sianturi dan Pepeng.
Melihat kondisi yang dialami oleh korban, saksi membawa korban kerumahnya dengan cara digotong lalu dilarikan ke Puskesmas Tanjung Leidong.

Kejadian tersebut membuat warga sontak kaget dan spontan melakukan protes dan unjuk rasa kerumah penginapan pelaku di kompleks rumah pengusaha yang kebunnya mereka jaga.

Ketika ditanya wartawan atas terkait hal tersebut, warga tersebut mengatakan, jika oknum tersebut benar-benar hendak membasmi dan menindak pelaku pengedaran pemakaian narkoba.

“Kalaulah betul oknum yang memakai celana Loreng mirip AL itu benar-benar hendak membasmi narkoba di daerah ini, itu sangat kita apresiasi dan kita dukung,” ucap  warga.

Terpisah, Kapten Laut Yordan Pas Intel Lantamal Tanjung Balai, kepada Media menegaskan, bahwa permasalahan  tersebut diharapkan dapat di selesaikan dengan baik.

“Di satu sisi, diduga korban berkaitan dengan narkoba, tentu kami yakin masyarakat tidak akan juga melindungi orang yang berkaitan dengan narkoba.
Perkembangan akan segera saya sampaikan kepada bapak, hasilnya seperti apa. Semoga hal ini dapat selesai dengan baik oleh kedua belah pihak. Namun terkait hal itu Saya selidiki dulu ya Pak. Tentunya kita akan segera turun ke lapangan melakukan mediasi,” jelasnya.

Salah seorang warga Kualuh Leidong yang enggan memberikan namanya pada publik menyebutkan, bahwa Edi Mansur menurut informasi warga tersebut dikejar oleh bercelana Loreng AL, disebabkan memang lagi memakai narkoba.

“Yang kito dongar orang tu, pakek sabu bang, ado bandarnyo jugo videonyo pun ado pas ondak diamankan oleh bercelana loreng AL. Nah, waktu itu lari pulak dio, dikojarlah, masa yang tak tau masalah aslinyo malah membela pemakek itu. Kuraso sekarang infonyo itu pemakek dijomput polisi, korono mau dikombangkan dapat dari mano itu barang. Kolok Narkoba tak ado ampun lah bang. Kolok kito bela, lamo-lamo Anak kito pulak kajangkit,” ujar warga khawatir.

Sementara itu Video rekaman berdurasi 42 detik yang diterima media, bahwa Edi Mansur sewaktu di introgasi petugas mengakui ada membeli barang haram jenis sabu dari seorang bernama Akiong dengan jumlah paket 50.

Pewarta: Darwin Marpaung

Editor: Arif

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan