Diduga jadi sarang peredaran narkoba dan tempat perjudian, mahasiswa geruduk Rutan Salemba

  • Bagikan
Mahasiswa ketika melaksanakan aksi damai. (Foto: Art/valito.id)
banner 468x60

VALITO.ID | DKI JAKARTA | Beberapa hari lalu kita di hebohkan dengan narapidana Bandar narkoba tahanan Rutan Salemba yang dirujuk ke RS Swasta didapati memproduksi Narkoba jenis ekstasi ditempat perawatannya. Tanpa disadari dan patut di duga Bahwa Bandar Narkoba tersebut mendapatkan bekingan dari Petugas Rutan Salemba. Semenjak Kejadian tersebut Kepala KPR Rutan Salemba langsung di copot dari jabatannya. Tapi kami yakin, dengan di copotnya atau di gantinya Kepala KPR Rutan Salemba tidak memungkinkan bahwa Bandar Narkoba berhenti memproduksi atau mengerdarkan narkoba yang bisa di kendalikan dari dalam Rutan Salemba.

Ada yang ganjal dalam Hal ini, kenapa hanya Kepala Rutannya yang dicopot. Bagaimana dengan staf bahwahannya seperti Kasie Yantah (Pelayanan Tahanan), Kasie KAM (staf KPR), Bahkan Ka KANWIL DKI dan Dirjen PAS nya juga tidak Dicopot. Apakah penberantasan Narkoba dapat di Hilangkan di dalam Rutan Salemba?, ujar Yasser dalam orasinya, Rabu,(26/8/2020) di Jakarta Pusat.

banner 336x280

Sambung Yaser yang juga sebagai Koordinator Aliansi Mahasiswa Lawan Narkoba (Amalan) mengatakan, bahwa bukan hanya narkoba, tapi mereka dapat info dari salah satu narapidana di dalam Rutan Salemba. Bahwa perjudian di Tasiao di Blok Hunian juga di legalkan.

Apa karena para bandar judi dan Narkoba setoran kepada kepala-kepala divisi yang ada di dalam Rutan Salemba?, Kami sudah mengantongi nama-nama oknum yang mengkoordinir kegiatan bandar sama judi di dalam Rutan. Salah satunya berinisial B yang diduga menjadi pelindung para bandar narkoba, jelasnya.

Pewarta: Art
Editor: Arif

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan