Dana Jampersal 2,4 Milyar belum juga di bayar ke RSU Rantauprapat

  • Bagikan
Spanduk Jampersal. (Foto: Zainul Hasibuan/valito.id)
banner 468x60

VALITO.ID | LABUHANBATU | Kondisi keuangan RSU Rantauprapat terus mendapat hambatan untuk peningkatan pendapatan dimana sebelumnya ada tunggakan dari Pemkab Labuhanbatu atas kewajiban membayar Askesda 4,2 milyar serta dana BPJS 24,2 milyar. Dan Kini terkuak adanya tunggakan 2,4 milyard lebih terkait Program Jaminan Persalinan Tahun 2019 yang juga belum masuk kas RSU.

Jaminan Persalinan adalah program nasional yang di kelola Dinas Kesehatan.
Adanya tunggakan itu terungkap saat berbincang dengan Kadis Kesehatan Labuhanbatu, Kamal Ilham dan Kepala Bidang Keuangan Pemkab Labuhanbatu, Salman. Menurut Kamal, Jaminan Persalinan dana bersumber dari DAK Non Fhisik dan pembayaran itu di lakukan setelah laporan dilengkapi.

banner 336x280

Jadi untuk dana yang belum di bayarkan ke RSU, karena laporan belum di berikan serta sudah masuk katagori kelebihan waktu. Iya memang belum di bayar, dananya bersumber dari DAK Non Fhisik, tetapi tetap akan di bayarkan melalui dana APBD akan datang, ucapnya, Selasa,(28/7/2020) usai menghadiri rapat paripurna nota pertanggungjawaban Bupati Tahun 2019.

Hak itu juga di katakan Kabid Keuangan, Salman, bahwa keterlambatan memberikan laporan dana Jampersal tidak bisa di bayarkan. Sehingga untuk membayarkan jasa tersebut akan di anggarkan melalui APBD.

Apakah hal ini bisa karena kelalaian pihak Dinas Kesehatan untuk memberikan laporan. Masalah itu tetap akan di bayarkan meskipun melalui dana APBD dan tidak ada masalah. Nanti akan di bayarkan melalui dana APBD dan tidak ada masalah, karena di situ ada kegiatan yang sudah berjalan, jelasnya.

Dijelaskan Salman, bahwa untuk Askesda Tahun 2019 berkisar 7 milyar dan tunggakan 4,2 Milyar pada RSU akan di bayarkan melalui APBD 202.

Wakil Direktur RSU Rantauprapat, Sopar Sitorus saat di konfirmasi melalui pesan Whatapps terkait adanya dana Jampersal Tahun 2019 yang belum diketahui di bayarkan Dinas Kesehatan Labuhanbatu, serta penyebab dan sudah sejauh apa dilakukan upaya menyarankan agar menemui bendahara penerimaan.

Pewarta : Zainul Hasibuan 

Editor : Arif

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan