Calon Kepala BKD Labusel diduga bermasalah, sejumlah mahasiswa unjukrasa ke Kantor Gubsumut

  • Bagikan
Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Pimpinan Pusat Kesatuan Mahasiswa Masyarakat Mandiri Sumatera Utara (KM3SU) melakukan aksi didepan kantor Gubernur Sumatera Utara Kamis, (23/9 2021).
banner 468x60

MEDAN | VALITO.id | Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Pimpinan Pusat Kesatuan Mahasiswa Masyarakat Mandiri Sumatera Utara (KM3SU) melakukan aksi didepan kantor Gubernur Sumatera Utara Kamis, (23/9 2021).

Dalam aksinya KM3SU meminta kepada Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi untuk menyoroti aktivitas pengangkatan calon kepala BKD kabupaten Labuhanbatu Selatan, dimana salah seorang ASN yang mencalonkan diri adalah ASN yang diduga indisipliner. ASN tersebut diduga melakukan pembolosan kerja pada periode yang sangat lama.

banner 336x280

“Oknum ASN RZS ini merupakan kepala BAPPEDA dan BKD Labusel 2010-2011, kemudian dicopot oleh bupati Wildan 2011 saat itu, kemudian menjadi staff di Pemkab Labusel 2011-2015 dan dikabarkan tidak pernah masuk kerja pada kurun waktu tersebut,” ujar Ridho Mukhlisin koordinator aksi.

Pada orasi mahasiswa tersebut, diduga oknum tersebut melanggar Pasal 11 ayat (2) huruf angka 3 PP nomor 94 tahun 2021 menyatakan “Pemberhentian tidak hormat tidak atas permintaan diri sendiri sebagai ASN bagi ASN yang tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah secara kumulatif selama 28 hari kerja atau lebuh dalam 1 tahun. Harusnya ASN sebagai masyarakat pekerja yang dibiayai oleh rakyat baiknya melaksanakan kinerja sepenuh hati, bukan malah lalai menjalankan tugasnya. Apalagi oknum ASN RZS ini mencalonkan diri sebagai kepala BKD yang notabenenya adalah wadah dari seluruh ASN yang ada di Pemkab, masak pimpinan wadah ASN yang harusnya memberikan contoh baik malah memberikan contoh yang kurang pantas,” pungkas Ridho.

Dalam tuntutan aksinya KM3SU menyampaikan
1.Meminta Gubernur Edy Rahmayadi merekomendasikan pemecatan ASN RZS yang diduga melakukan indisipliner.
2. Meminta Gubernur merekomendasikan kepada Bupati Labusel untuk menggagalkan RZS sebagai calon Kepala BKD Labusel karna terindikasi indisipliner.
3.Meminta kepala BKD Provinsi Sumatera Utara Memeriksa Oknum ASN RZS yang diduga melakukan tindakan indisipliner.
4. Meminta Gubernur Sumater Utara memeriksa izin rekomendasi RZS.

banner 336x280
Penulis: Tim/PH
banner 120x600
  • Bagikan