Iklan

BERAPA TAHUN UMURNYA DUNIA?

  • Bagikan
Bentuk sebahagian semesta alam menurut para tokoh Flat Earth
banner 468x60

VALITO.ID | Diceritakan, bahwa ketika Nabi Musa AS (Alaihissalam) mendengar perintah Tuhan di Bukit Thursina, maka pada saat itu berkesempatan Nabi Musa AS kepada Allah dengan mengajukan beberapa pertanyaan tentang penciptaan alam semesta.

Dijawab Allah, bahwa pertama-tama Allah jadikan adalah Nur-Muhammad, kemudian dijadikannya Durrathul Baidhoo’ dari Nur-Muhammad. Dari Durrathul Baidhoo’ dijadikan Allah 70.000 negeri, maka satu negeri itu luasnya 70 kali lipat dari bumi. Tiap-tiap negeri itu di jadikan penghuninya 70.000 orang bukan bangsa Jin dan bukan bangsa Manusia, dan bukan juga dari bangsa Malaikat. Kesemuanya di jadikan dengan kalimat “Kun Fayakun”. Mereka beribadah kepada Allah sampai  70.000 tahun.

banner 336x280

Kemudian akhirnya, mereka jadi pendurhaka kepada Allah, Lalu mereka semua binasa dengan diri sendirinya.  Kemudian setelah itu, dijadikan Allah lagi 80.000 buah negeri yang besarnya 10 kali lipat dari bumi dunia. Semua berada di beberapa tingkatan-tingkatan. Di negeri tersebut Allah ciptakan sebangsa unggas yang memakan tumbuh-tumbuhan, biji-bijian. Lama kelamaan unggas-unggas itupun punah. Kemudian Allah jadikan lagi 20.000 makhuluk sebangsa manusia  dari cahaya secara berangsur-angsur lalu punah lagi.

Kemudian, setelah 70.000 tahun setelah itu, baru dijadikan Allah Qalam, Lauhul Mahfuzh, ‘Arsy, Kursi serta Malaikat. Maka setelah kira-kira 70.000 tahun lagi, Allah jadikan syurga dan neraka.

Kemudian, setelah itu dijadikan Allah makhluk manusia yang namanya Adam.

“Bukan bapakmu Adam yang sekarang ini, hai Musa..,” kata Allah ke Nabi Musa AS.

“Aku jadikan dia dari awal Adam sampai keturunannya yang terakhir 10.000 tahun lamanya. Setelah itu aku jadikan pula Adam yang lain dengan keturunannya terakhir dalam masa 10.000 tahun,” kata Allah ke Nabi Musa AS.

Demikian seterusnya, Allah jadikan tiap-tiap adam dan keturunannya dalam masa 10.000 tahun, ganti berganti sampai mencapai 10.000 orang Adam. Maka Adam yang sekarang inilah yang ke 10.000 kalinya.

Demikian keterangan yang bersumber dari Kitab “Permulaan Dijadikan Langit dan Bumi” oleh Al-Allamah Syaikh Nuruddin Ali serta keterangan didalam Kitab Tajul Muluk.

Sumber: Kitab Tajul Muluk

Editor: Arif

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan