Belum ada pengobatan gratis di RSUD Rantauprapat

  • Bagikan
banner 468x60

LABUHANBATU | VALITO.ID

Program pengobatan gratis bagi warga kurang mampu tidak di layani pihak RSUD di karenakan belum ada aturan atau Perbub sebagai acuan untuk melaksanakan pelayanan.Itu di sampaikan Dr Safril Harahap Selaku Direktur RSUD. Ketegasan tersebut di dapat saat rekan media mengkonfirmasi via Selular di mana sebelumnya menjelaskan bahwa menurut Sekretaris Daerah pihak Pemkab Labuhanbatu batu memberikan bantuan pengobatan gratis kepada warga miskin dengan berbekal Surat Keterangan Miskin yang di tanda tangan Kepala Desa / Kepala Kelurahan 

banner 336x280

.Safril menjelaskan bahwa apa yang di katakan Bapak Sekda kepada rekan media masih sebatas wacana dan belum ada aturan yang sah sehingga pihak RSUD tidak melaksanakan program tersebut 

Program itu masih sebatas pembicaraan dan belum aturan yakni Perbub Tukasnya Senin sore (14/2) via Selular .

Hal itu juga di benarkan Ponimin anggota dewan dari Fraksi PAN bahwa ada lobi di dewan tentang usulan pengobatan gratis bagi warga miskin yang belum masuk sebagai peserta BPJS.Namun hingga kini belum ada titik temu begitu di harapkan agar pihak Eksekutif dan Legislatif agar merampungkan itu .

Kami selaku wakil rakyat berharap agar masalah kesehatan warga miskin agar bisa di berikan secara gratis. Terangnya .

Rasa prihatin juga di sampaikan Mat Noor Anggota Dewan dari Fraksi PAN mengenai bantuan pengobatan gratis bagi warga miskin bahkan anggota dewan tersebut lebih memilih menggunakan Askesda karena sifatnya warga berobat baru bayar sedang setahu dirinya keaanggotaan BPJS membayar iuran perbulan tetap berbayar meskipun tidak berobat.

Ini tanggung jawab pemerintah yang notabene menjaga kesehatan warga nya,mau dengan program menggunakan Surat Keterangan Tidak Mampu atau sejenis yang penting warga miskin tercover saat butuh perobatan , Sarannya Selalu (15/2 ) di gedung DPRD.

Sementara itu Kepala Dinas Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Hobol Zulkifli Rangkuti saat di konfirmasi via pesa WhatsApp terkait program pengobatan gratis bagi warga miskin dan apakah ada di anggarkan pada APBD 2020 bila tidak ada di ambil dari pagu anggaran mana ..

Dikatakan Hobol masalah itu masih dalam pembicaraan dengan pihak Legislatif semoga ada titik terang. Sejauh ini pihak Pemkab tetap merespon apa persoalan yang terjadi di masyarakat termasuk masalah Pengobatan gratis 

Kita akan laporkan kepada bupati tentang ini, dan berharap agar pengobatan bagi warga miskin tercover, Pungkasnya.

banner 336x280
Penulis: RicoEditor: Zainul Nst
banner 120x600
  • Bagikan