banner 728x250

Banjir di Siantar, pemotor tewas terseret arus air jalan hingga 3 Km

  • Bagikan
Pemotor yang tewas di akibatkan banjir di Kota Siantar
banner 468x60

VALITO.ID | KOTA SIANTAR | Hujan deras guyur Kota Siantar dan Simalungun. Hujan deras sejak Sabtu (11/7) hingga malam hari tersebut membuat sejumlah lokasi di Kota Siantar alami banjir.

Banjir kemarin sebabkan pemotor terseret arus air hingga sekitar 3 kilometer (Km). Korban baru diketemukan hari ini, Minggu (12/07), dalam keadaan tidak bernyawa. Terakhir diketahui, korban adalah MP, usia 48 tahun dan berjenis kelamin laki-laki.

banner 336x280

Disebut masyarakat, Sabtu malam, disaat hujan deras, korban melintas menggunakan sepeda motor di jalan dekat Terminal Tanjung Pinggir, Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Siantar, Sumatera Utara (Sumut).

Saat melintas, korban beserta sepeda motornya terseret arus air di jalan tersebut. Tidak jauh dari lokasi terseretnya korban dan sepeda motornya, terdapat sungai kecil dan sungai besar.

Sungai besarnya adalah sungai Sigulang-gulang. Posisinya sekitar 200 hingga 300 meter dari lokasi korban terseret arus air. Sedangkan sungai kecil, sangat berdekatan dengan lokasi korban dan sepeda motornya terseret arus air. Air banjir di badan jalan itu, sebagian besar bersumber dari sungai kecil yang meluap karena hujan deras.

(Terlihat banjir menggenangi jalan Kota Siantar)

Sejak tadi malam, Tim SAR dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Siantar dan Brimob dari Sub I Detasemen B Siantar, berupaya melakukan pencarian terhadap korban disekitar lokasi kejadian. Namun tak berhasil ditemukan di hari sabtu malam.

Kemudian, korban baru berhasil ditemukan pagi tadi (Minggu), sekira jam 08.00 WIB di aliran sungai, tidak jauh dari PT Bumi Sari Prima (Tapioka) yang terletak di Jalan Medan, Kecamatan Siantar Martoba. Saat itu korban ditemukan seorang pemancing. Lalu diteruskan ke aparat kepolisian dan BPBP Kota Siantar. Hanya saja, hingga berita ini dirilis, sepeda motor korban belum ditemukan.

Adapun ciri-ciri korban dengan mengenakan Baju Kaos Kerah Corak Biru,putih dan abu-abu, berpostur tubuh tinggi 168 cm berbadan sedang, rambut gondrong, berkumis tebal, berjambang tebal. Seterusnya korban mengenakan pakai masker kain warna hitam biru.

Selanjutnya Pihak Investasi Polisi Polres Siantar mengevakuasi jenazah korban ke Ruang Otopsi jenazah RSUD Djasamen Saragih Kota Pematang Siantar.

Namun sayangnya. Setelah dilakukan identifikasi terhadap Jenajah tak kunjung ditemukan identitas korban.

Sementara dilaporkan, ketinggian banjir disejumlah kawasan di Kelurahan Tanjung Pinggir, Tanjung Tonga dan Tambun Nabolon, hingga mencapai dada orang dewasa. Salah satu satunya di sekitar jembatan Sungai Bah Hapal, Jalan Medan, Kelurahan Tambun Nabolon, Kecamatan Siantar Martoba.

Pewarta: Derry

Editor: Arif

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan