banner 728x250

Angin kencang di Aekkanopan, mobil ditimpa papan reklami yang tumbang

  • Bagikan
Papan reklame berukuran besar tumbang menimpa satu unit mobil pengunjung rumah makan di Jalan Jenderal Sudirman tepatnya di ibukota Aekkanopan, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Senin (5/4) sore.(Basri/VALITO.id)
banner 468x60

LABURA | Akibat angin kencang dan di sertai hujan deras membuat papan reklame berukuran besar tumbang menimpa satu unit mobil pengunjung rumah makan di Jalan Jenderal Sudirman tepatnya di ibukota Aekkanopan, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Senin (5/4) sore.

Terpantau. di lokasi di depan rumah makan, papan reklame berukuran jumbo itu menimpa mobil Toyota Kijang Innova warna silver BK 1522 AL sekitar pukul 16:00 Wib. Akibatnya arus lalulintas menuju arah Medan-Rantauprapat macat total karena papan reklame tersebut melintang melebihi separuh badan jalan.

banner 336x280

Tampak personel Satlantas Polsek Kualuhhulu sedang mengatur lalulintas. Selain itu pihak Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Labura langsung terjun ke TKP.

Adalah Johan, pemilik mobil saat kepada watawan mengatakan, dirinya sedang makan dan memarkirkan mobilnya di depan rumah makan. Posisi mobil berada di beram badan jalan bersebelahan dengan tiang papan reklame.

“Saya bekerja sebagai sales sparepart mobil, saya singgah di rumah makan ini, mobil saya parkirkan berdekatan dengan papan reklame. Saat itu angin kencang disertai turun hujan sangat deras sekitar pukul 16:00 Wib, papan reklame tersebut rubuh dan menimpa tulang mobil bagian belakang sebelah kiri,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Johan juga menunjukkan bahwa rubuhnya papan reklame semata-mata bukan hanya karena angin kencang, melainkan diduga pipa besi yang tertanam di pondasi tampak keropos.

“Coba lihat ini bang, pipa pondasi besinya sudah keropos, tiangnya juga patah di bagian bawah. Saya sudah berusaha menghubungi pemilik papan reklame, tapi belum menerima jawaban yang pasti,” sebutnya.

Dalam peristiwa ini, tambah Johan, dia minta ganti rugi kepada pemilik papan reklame, karena dia melihat pondasinya sudah rapuh, angin juga sangat kencang. Ditaksir kerugian mencapai puluhan juta rupiah.

Pemilik rumah makan saat ditemui mengatakan, papan reklame terpasang berkisar lebih kurang 7 tahun lamanya. Setelah papan reklame rubuh, aliran listriknya sudah diputus oleh pihak PLN.

“Papan reklame ini berdiri berkisar sudah 7 tahun lamanya, papan reklame ini milik rokok, karena selalu terpampang iklan rokok. Papan reklame ini rubuh bukan karena angin saja, tapi pipa besi bagian bawah sudah keropos,” cetusnya.

Dari pantaun media VALITO.Id, terlihat di lokasi tumbangnya papan reklame, sampai sekarang pukul 18.00 WIB, mobil dan papan reklame tersebut belum juga di evakuasi dan terlihat jalan kota Aekkanopan-Rantauprapat masih terlihat macet.

Pewarta: Basri
Editor: Zainul Nasti

 

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan