Alamak, tenaga honorer DPRD sudah tiga bulan belum gajian

  • Bagikan
Ponimin Anggota Dewan dari fraksi PAN membenarkan keluhan para pegawai honorer yang belum menerima gaji. (Zainul/valito.id)
banner 468x60

VALITO.ID | LABUHANBATU | Belum hilang keluhan para ASN beberapa hari lalu dimana TPP yang harus mereka terima belum juga kunjung di bayarkan. Kini nada sumbang beraroma sedih terdengar dari para tenaga honorer yang bertugas di lingkungan kantor dewan.

Sudah terhitung tiga bulan mereka belum menerima hak mereka berupa gaji selaku tenaga honorer yang gajinya bersumber dari APBD. Artinya pendapatan para tenaga honorer itu sudah di tetapkan dalam Perda yang disahkan antara Pemerintah Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.

banner 336x280

Salah satu tenaga honorer mengakui bahwa sudah tiga bulan belum menerima gaji, dan kejadian ini sebelumnya tidak ada masalah. Tapi sejak bulan Mei belum menerima hak berupa gaji.

Iya pak, tapi jangan bilangkan nama awak, sudah tiga bulan kami belum menerima gaji, nggak tau apa masalahnya, ucap seorang tenaga honor bernada takut.

Ponimin Anggota Dewan dari fraksi PAN membenarkan keluhan para pegawai honorer yang belum menerima gaji tersebut. Kejadian ini baru di dengarnya, Kamis, (14/8) setelah para pegawai mengadukan kesulitan mereka.

Saya terkejut atas laporan pegawai honorer di sekretariat dewan, mereka sudah tiga bulan tidak gajian, ada puluhan mereka kerja di sini, tuturnya di ruang fraksi PAN, Jumat, (15/8/2020).

Ponimin meminta agar pihak Pemkab melalui Sekretariat agar sesegera mungkin menyelesaikan masalah tersebut. Menurutnya, jika kebutuhan para pegawai honorer di saat kondisi seperti ini harus di perhatikan.

Jangan kita abaikan hak mereka, karena status mereka tenaga honor. Bila melihat beban kerja mereka juga cukup berat, pungkasnya.

Kecewaan para tenaga honorer juga telah di dengar oleh Pimpinan Dewan, Abdul Karim Hasibuan SH dan keadaan itu menjadi tanggung jawab yang harus di selesaikan oleh pemerintah daerah. Sebab menurutnya, tenaga honor juga bagian dari banyak persoalan lain yang sedang terjadi terkait masalah hak.

Kita dorong agar pemerintah segera membayar gaji mereka yang sudah tiga bulan belum di bayarkan, dan juga harus ada solusi, kasihan mereka, terangnya saat berbincang dengam rekan media di hari yang sama.

Abdul Karim yang juga Ketua Partai Gerindra Labuhan batu menambahkan kedepan pemerintah harus lebih serius menangggapi persoalan persoalan yang ada di kabupaten Labuhanbatu.

Apalagi menyangkut hak seorang pegawai baik itu ASN maupun honorer yang pendapatan mereka sudah teranggarkan secara sah melalui perda APBD, pungkasnya.

Pewarta: Zainul Hasibuan 

Editor: Arif

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan