banner 728x250

Kisruh lamaran kerja, Isnila Sari dan Syaiful Perawat PT SPMN sudah berdamai

  • Bagikan
banner 468x60

RANTAUPRAPAT | Isnila Sari Penduduk Dusun Purba Tua Desa Kampung Baru Kecamatan Bilah Barat Kabupaten Labuhanbatu akhirnya batal melaporkan ke Polisi Syaiful Perawat Polyklinik PT Sri Pamela Medika Nusantara (PT SPMN) Unit PT Perkebunan Nusantara III Kebun Rantauprapat, setelah pada tanggal 18 Mei 2021 Syaiful mengembalikan uangnya Rp 3 Juta.

Hal ini disampaikan oleh Anto Bangun Sekretaris Konsulat Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (KC FSPMI) Labuhanbatu kepada VALITO.id dan Koran Perdjoeangan Online di Rantauprapat Kamis (20/05) di Rantauprapat.

banner 336x280

Adalah Anto Bangun yang bertindak sebagai pendamping Isnila Sari lebih lanjut menjelaskan, bahwa permasalahan antara Isnila Sari dengan Syaiful berhubungan dengan pekerjaan di PT Sri Pamela Medika Nusantara (PT SPNM) Tebing Tinggi.

“Dimana sesuai keterangan dari Isnila Sari, bahwa Syaiful mengatakan di PT SPMN lagi membutuhkan tenaga medis (Bidan) sebanyak 2 orang. Kemudian Isnila Sari menemui Syaiful untuk memastikan kebenaran informasi tersebut, dan setelah bertemu dengan Syaiful, Isnila Sari kemudian melengkapi Curriculum Vitae (CV) nya sebagai syarat untuk melamar di PT SPMN dan menyerahkannya kepada Syaiful.

Beberapa bulan kemudian Syaiful menemui Isnila Sari kerumahnya di Dusun Purbatua, dan meminta biaya Rp 3 Juta, dengan alasan untuk mengambil nomor ujian di PT SPMN Tebing Tinggi,” jelas Anto. 

Ditambahkan Anto Bangun, hingga tiga tahun tidak juga ada khabar dari Syaiful, hingga Isnila Sari melaporkan sekaligus meminta dampingan untuk mengurus masalahnya.

“Setelah kita somasi melalui pesan singkat, akhirnya pada tgl 18 Mei 2021 keduanya berdamai, dan Syaiful mengembalikan uang Isnila Sari, perdamaian diikat dengan sebuah akta, sebagai bukti masalah sudah selesai,” tambah Bangun. (TIM)

Pewarta: Iwan Black

Editor: Zainul Nasti

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan