2 Kartini Indonesia

  • Bagikan
banner 468x60

VALITO.ID | Pagi masih menunjukkan jam 7.30, embun juga masih malas beranjak dari rerumputan, cericit pipit masih terdengar sesekali diranting dahan, mataharipun masih enggan bangun karena awan sedang menggeliat dilangit sambil ditemani butiran gerimis.

Tapi berbeda dengan dua sang pejuang pendidikan dari RA Lil Muttaqin. Wanita pejuang pendidikan ini sudah sampai di sekolah lebih pagi untuk mengambil tugas siswa yang kemudian akan dihantarkan langsung kerumah rumah anak didik satu persatu. Guru yang tak kenal lelah, dan selalu mendahulukan kepentingan anak didik demi kebaikan pendidikannya.

banner 336x280

Seorang bunda Nita, begitu panggilan akrab ibu pertiwi Indonesia ini, dengan seorang balitanya, ia mengendarai motornya menuju rumah murid muridnya, berpindah dari siswa satu kesiswa yang lain untuk membagikan tugas hingga semuanya mendapat materi pembelajaran.

Begitu juga dengan ibu pertiwi yang satu ini bunda ayu (nama akrabnya) dengan gigih ia terus melaju menuju ke rumah rumah sang siswa. Tas yang di sandang penuh dengan media pembelajaran yang siap untuk di bagikan.

Ketika mereka di tanya, mengapa sampai mau mengantarkan tugas kerumah rumah murid, padahal itu pekerjaan yang berat dan memakan waktu juga tenaga? Belum lagi tugas dirumah mereka yang harus diselesaikan sebelum meninggalkan suami dan anak anak dirumah.yang menumpuk? Sekarang kansistem pembelajaran sudah BDR?
sembari tersenyum mereka hanya menjawab
“ Ibadah dan tanggung jawab aja kok bu!” Ucap bunda Nita dengan senyum khasnya.
“ Semoga kami berdua di beri kesehatan selalu dengan Allah!” timpal bunda ayu dengan senyum kecilnya..
“ Yang penting kami harus mengikuti protocol kesehatan ketika membagikan tugas anak bu”.tandas bunda ayu lagi.
“ Semoga kami pendidik bisa bekerjasama dengan orang tua murid dirumah, Agar Pembelajaran di Rumah berjalan dengan baik!’ Sambung bunda nita lagi…
Aktifitas yang dilakukan pada masa pandemic ini memang melelahkan para guru, dimana banyak orang tua yg tidak memiliki Hp mewah untuk online, dan masih banyak orang tua yang belum bisa menggunakan Sosmed untuk memberikan tugas BDR. Oleh karena itu pada kunjungan guru dengan waktu yang sedikit ini, semoga dapat membantu dan bekerja sama dengan wali murid agar BDR dapat berjalan dengan baik.

Guru lil Mittaqin ini adalah guru yang handal, berkeliling tanpa lelah, guru yang selalu melakukan innovasi baru agar anak anak tidak lepas dari pantauan guru, dan terus mengikuti perkembangan mental dan emosionalnya.

Wanita hebat pejuang pendidikan ini, yang biasanya mengajar didalam kelas, bermain, bersosialisai, belajar menunggu giliran, kini harus berkeliling. Tak menghiraukan dengan peluh di sudut pelipisnya, dengan dihias senyum dan desa nafasnya yang letih, sembari meneguk air bekal dari rumah, dengan semangat baja berjuang terus demi masa depan anak bangsa.
Dengan berbekal masker, kaca mata covid, serta hansanitizer mereka terus melaju, menuju buah bangsa yang sedang menunggu dirumah.
Kehadirannya, senyumnya, kata kata katanya semua karisma yang ada pada dirinya selalu ditunggu.

Teruslah berjuang kartini kartini Indonesia, jangan mundur selangkah pun, bangsamu membutuhkan mu.

Penulis: Ani
Editor: Zainul Nasti

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan